Monthly Archives: June 2009

Tips Adenium : Memacu pembungaan Adenium

Bagaimana dengan tanaman Adenium anda? apakah rajin berbunga? kalaupun berbunga apakah cuma satu dua kuntum saja? Nah, alangkah indahnya jika tanaman adenium anda dapat serentak berbunga. Handry Chuhairy pemilik Han Garden di Flora Alam Sutra memiliki tips berikut:

  • Kurangi penyiraman tanaman menjadi 3-5 hari sekali.
  • Lakukan pula pemangkasan ujung ranting.
  • Segera setelah calon tunas bermunculan, berikan pupuk cair (kandungan P & K tinggi) sesuai dosis dengan cara menyiram media tanamnya 3-5 hari sekali.
  • Kalau calon tunas bunga sudah bermunculan, kembalikan pola penyiraman seperti biasa dan berikan pupuk 1 minggu sekali. Hingga tanaman berbunga serentak.
  • Ingat jangan lakukan cara ini pada tanaman kecil dibawah 8 bulan dan berikan waktu istirahat yang cukup pada tanaman setelah berbunga serentak kurang lebih 3 bulan.
Semoga berhasil!
Category: Uncategorized

Bukan Bulan, Tapi Dendrobium

tanaman hiasPENAMPILAN BIG HAM X THAILAND THOSPOL ITU MENGECOH. SEKILAS ANGGREK BERWARNA UNGU PEKAT ITU SEPERTI PHALAENOPSIS. PETAL ALIAS MAHKOTA BULAT, LEBAR, DAN BESAR. LIDAH – SEPAL – JUGA LEBAR DAN BESAR PERSIS ANGGREK BULAN. PADAHAL IA 100% DENDROBIUM.

Mendapatkan dendrobium big ham x thailand thospol di nurseri Hanaya Orchid itu susah-susah gampang. Terlambat saja datang ke sana, anggrek sudah keluar dari gerai di Taman Anggrek Indonesia Permai (TAIP), Jakarta Timur, itu. Maklum, ‘Sekarang yang bentuknya bulat seperti bulan sedang dicari,’ tutur Esa Sirat, pemilik nurseri. Dalam hitungan 2 – 3 hari – Esa biasanya mendatangkan bunga setiap Jumat – si bulat sudah berpindah dari gerai ke tangan pembeli.

Big ham x thailand thospol tidak sendiri. Menurut Handy Halim, penganggrek di Tangerang, Banten, minimal ada 10 jenis dendrobium ‘baru’ yang penampilannya laksana phalaenopsis. Sebut saja dendrobium pramote no 3, nagapink x ek kingdragon, dan nago pink x BRN white. Yang disebut pertama berwarna ungu solid. Nagapink x ek kingdragon perpaduan putih dan ungu. Ia berbibir besar yang semula mutasi. Kini mutasi itu stabil 80 – 90%. Sementara yang terakhir, putih dengan aksen merah muda di lidah dan petal.

Fesyen

Wirakusuma Silamurti, penganggrek senior di Pasuruan, Jawa Timur, mencatat pada era 70 dan 80-an dendrobium tipe bulat pernah digemari. ‘Ketika itu yang men-cetaknya Carl Ludwig Bundt, seorang Jerman yang tinggal di Makassar,’ ujar pemilik Edward dan Frans Orchid itu. Pilihannya hanya warna ungu.

Memasuki era 90-an jenis tipe itu kembali tren. Waktu itu masuk jenis-jenis dari Thailand. ‘Tapi tanamannya ringkih. Daun gampang rontok dan mudah terkena penyakit yellow spot. Tanaman pun lebih malas berbunga,’ papar Handy. Makanya kemudian pamor si bulat tenggelam, apalagi memasuki 2000-an muncul tipe keriting.

Kini karakter si bulat diperbaiki: sosok lebih gemuk, vigor, dan daun tak gampang rontok. Karena tanaman kuat, bunga gampang muncul. Pantas jika dendrobium tipe bulan kembali banyak dicari. ‘Tren anggrek memang seperti fesyen, apa yang pernah digemari pada suatu saat tren lagi,’ tutur Wira. Apalagi sejatinya pencinta anggrek tanahair gandrung bunga bersosok besar dan warnanya terang.

Tipe phalaenopsis ‘anyar’ itu banyak didatangkan dari negeri Gajah Putih. Harap mafhum Thailand kiblat perkembangan dendrobium dunia. Para penyilangnya setiap saat selalu merilis jenis baru, termasuk yang seperti anggrek bulan. Di kebun Warsito di Pondokcabe, Jakarta Selatan, misalnya ada dendrobium snow white. Sesuai namanya dendrobium yang lahir 5 tahun lalu itu putih bersih.

Silangan lokal sejatinya tak kalah elok. Sebut saja burana white x sang white ‘L’ dan vonny fantasy x madame udonsri yang lahir dari tangan Wira. Silangan pertama berwarna putih bersih; yang kedua ungu dengan sepal lebar. Jenis lain dendrobium dina agus suyitno karya Moling Simardjo dan kasem gold x mari michener silangan Sutikno Linuhung yang tebal, besar, dan berwarna kuning. Bulan pun bertakhta di dendrobium. (Evy Syariefa/Peliput: Destika Cahyana, Nesia Artdiyasa, dan Rosy Nur Apriyanti)

Category: Uncategorized

Bogor Flora Expo Potensi Tingkatkan PAD

Potensi budidaya tanaman hias di Kabupaten Bogor cukup bagus, bahkan diprediksikan dapat meningatkan pendapatan asli daerah (PAD), mengingat sebagian besar pasokan tanaman di sejumlah kota besar di Indonesia ada di kabupaten Bogor. Sayangnya usaha tersebut tidak mendapat respon positif dari instansi terkait. Yang ada justru lembaga terkait itu selalu salah pengertian, ungkap, Ketua Umum Asosiasi Tanaman Hias Kabupaten Bogor (Asthika), dalam acara Bogor Flora Expo ke 2, tahun 2009, yang berlansung sejak tanggal 5 sampai 21 Juni nanti, sampai di Cibinong, Jumat (5/6)

Dia mengatakan bahwa organisasinya sangat mendukung salah satu misi pemerintah Kabupaten Bogor yaitu meningatan ekonomi masyarakat dengan menitik beratkan pada revitalisasi pertanian dan pembangunan pedesaan “Kami berharap misi ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan kemasyarakatan dengan terwujudnya kesalehan sosial,”kata Enjam.

Kegiatan Bogor Flora Expo 2009 hasil kerja bareng dengan PWI Perwakilan Kabupaten Bogor itu, menurut Ketua panitia Cecep Yosep, Asthia selama ini telah berperan aktif memperjuangkan pembangunan pertanian khususnya tanaman hias, diantaranya mendorong terciptanya kemitraan melalui kerjasama dengan pihak terkait, pelatihan peningkatan kapasitas pelaku, dan lain-lain.[

Kesemua itu dimaksudkan agar petani di kabupaten Bogor dalam usahanya dapat lebih efisien, berdayaguna dan lebih beruntung sehingga berkelanjutan. “Selain itu, kami ingin dan meminta instansi terkait dapat lebih peduli dengan nasib petani, “ ujarnya.

Sementara itu Wail Ketua DPRD Kabupaten Bogor,Suprianto meminta pemerintah Kabupaten Bogor wajib memperhatikan keluhan nasib para petani, khususnya petani tanaman hias

“Apa yang digagas Asthika wajib didukung oleh pemerintah daerah, karena saya melihat program yang mereka jalankan benar-benar menyentuh kepada masyarat petaninya. Jadi tidak ada alasan buat instansi di pemda Kabupaten Bogor untuk menghambat,” tandasnya.(red)

Category: Uncategorized