Home » Figur » ONE KRISNATA: Punya Obsesi Produksi Biji Unggulan

ONE KRISNATA: Punya Obsesi Produksi Biji Unggulan

Thursday, January 3rd 2008. | Figur
Share on TwitterDigg ThisShare via email

One KrisnataMimpinya sangat sederhana. Suatu saat para pecinta adenium tak perlu lagi mengimpor biji adenium.

SELAMA INI PARA PELAKU HOBI DAN BISNIS ADENIUM MEMANG MENGANDALKAN BIJI ASAL THAILAND DAN TAIWAN. Boleh dibilang, belum ada petani adenium dalam negeri yang benar-benar konsentrasi memproduksi biji secara massal dan kontinyu.

Fenomena itu menumbuhkan ide buat One Krisnata, pecinta adenium di Ciledug, Tangerang, untuk merintis produksi aneka biji.

“Produksi massal biji adenium sebenarnya mudah. Cukup menyambung entres adenium yang mau diproduksi dengan batang bawah adenium obesum yang sudah cukup umur,” terang pria yang juga wakil ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur. Metode seperti ini pula yang diterapkan produsen biji di Thailand.

KILIK BUNGA

Ia punya target tiga tahun berselang, mother plant yang disiapkannya bisa berproduksi optimal dan diketahui hasil akhir pohon semaian. “Enggak masalah harus menunggu sampai tiga tahun, karena saya bisa terus menikmatinya,” ungkap suami Riana Krisnata.

Soal perawatan dan mengawinkan untuk menghasilkan biji adenium, Krisnata terbilang fasih. Lebih dari seratus seed pot muncul dari adenium “cabang seribu” miliknya. Meskipun harus menggendong seratusan tanduk berisi biji, dengan perawatan intensif si cabang seribu tetap prima kondisinya.One Krisnata

Banyaknya tanduk menunjukkan betapa telaten pria lulusan United States International University, San Diego, Amerika Serikat ini mempertemukan benang sari dengan putik. Bunga adenium memang harus dibantu kawin secara manual (hand pollination) untuk memastikan terjadi pembuahan.

KOLEKSI UNIK

“Saya sebenarnya termasuk pemain baru. Belum sampai setahun saya punya hobi adenium,” aku Krisnata. namun koleksinya terbilang cukup banyak dan komplit untuk ukuran pemain baru. Mulai dari obesum gaya bonsai, cabang seribu, arabicum, RCN, thai soco, sampai adenium berbonggol emas.

“Saya kurang tertarik dengan bunga. Salah satu alasannya, karena tren bunga terlalu cepat berganti. Semisal kita beli bunga baru yang lagi tren sekarang, tiga bulan lagi mungkin sudah out of date,” ungkapnya.

Berbagai adenium superunik masuk daftar koleksi Krisnata. Sebut saja arabicum bunga putih didapatnya dari Taiwan. Cukup banyak adenium variegata dan kristata lain. Termasuk adenium compacta kristata yang barangkali belum ada duanya. “Sebenarnya arabicum model Yaman adalah favorit saya. Caudex atau bonggolnya yang besar sangat enak dipandang,” lanjut Krisnata.

Bonggol emas juga jadi koleksi favorit pria asal Klaten, Jawa Tengah. Saking demennya, ia menyimpan sampai 16 pohon bonggol emas. Ditambah empat pohon adenium yellow full yang seluruh batangnya berkelir kuning. “Bagi para pemula, saya sarankan berhati-hati membeli bonggol kuning. Sebaiknya bertanya kepada pemain atau teman yang sudah ngerti,” anjurnya.

Sikap waspada memang selalu diperlukan! *

TEKS: RUDI / FOTO: ROHEDI

Flona Edisi 5/IV Januari 2008

Related For ONE KRISNATA: Punya Obsesi Produksi Biji Unggulan

Comment For ONE KRISNATA: Punya Obsesi Produksi Biji Unggulan

Dapatkan inspirasi berkebun serta info dan tip tanaman hias dari kami. Masukan email anda disini:

Friend me on FacebookFollow me on TwitterAdd me to your circlesRSS Feed

Tanaman Hias Indonesia

  • Partner links