| BENNY TJIA PHD: Pelopor Poinsettia, Eksportir Bunga Tropis |
|
|
| Written by admin | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Saturday, 19 January 2008 05:33 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Siapa bilang bunga indentik dengan wanita? Keindahan bunga bisa memesona siapa saja. Bahkan saking cintanya pada bunga, Benny Tjia meraih gelar doktor florikultura, Juga sukses berbisnis florikultura.
Sungguh. Seperti di negeri Belanda! Bunga-bunga asal Negeri Kincir Angin itu bermekaran di kebun PT. Mandiri Jaya Flora (MJ Flora), di Desa Munjul, Bogor dan Tajur Halang, Gunung Salak, Jawa Barat. Luas totalnya 12 ha. Sejauh mata memandang, hamparan bunga subtropis bermekaran. Bunga-bunga eksotik khas tropik pun tumbuh subur disana. Menilik keindahan kebun itu, pastilah mengingatkan pada pendirinya, Benny Tjia,Yang tertarik pada bunga 'kan tidak harus wanita, kata Benny Tjia mengawali percakapan dengan Flona. Siapa saja boleh mencintai bunga, sebagaimana siapa pun boleh menjadi ballet dancer. Perjalanan menekuni bisnis florikultura merupakan sebuah kisah panjang dari putra ayah asal Cirebon dan ibu Majalengka ini. Berawal dari krisan pekarangan Orang tuanya menginginkan Benny menjadi dokter. Makanya pada tahun 1959, ia belajar chemistry untuk mempersiapkan diri masuk kedokteran di University of Missouri. Lalu, mengapa harus pilih Amerika? Saya pilih ke Amerika karena pengin lihat koboi, kenang lelaki berambut pirang ini sambil tersenyum. Agaknya kegagahan koboi memberi inspirasi untuk datang ke negeri Bonansa itu. Terlintas di benaknya, kalau ke Amerika harus punya alasan, maka ia pun harus sekolah. Ditinggalkannya fakultas ekonomi Universitas Parahyangan, Bandung yang baru setahun dijalani. Penginnya ke IPB (Institut Pertanian Bogor), tapi ditolak karena nilainya kurang bagus.Tapi sekarang saya malah diminta mengajar di sana ha..ha..ha, katanya sambil ngakak. Perkenalannya dengan bunga dimulai dari pelajaran flower arranging yang diikutinya semasa belajar chemistry. Di bidang ini kemampuannya menonjol. Nilai A dikantongi. Minatnya semakin besar, Benny lantas mengambil master di bidang florikultura. Bahkan impiannya, bisa melanjutkan sampai doktoral. Sebelum angannya tercapai, Benny menempuh post doctoral research bidang forestry di Ohio sampai menjadi research assistant profesor di University of Kentucky. Terakhir, asisten profesor dan associate profesor di University of Florida dilakoni pada 1973-1988. Berbekal pendidikan panjang dan pengalaman mengelola green house di Miami, Florida, pada 1990 Benny pulang ke Indonesia. Sebelum berusaha sendiri, Benny sempat bekerja di perusahaan agrobisnis produsen Kala Lily. Usaha mandirinya diawali dengan lahan seluas 300 m di Lokasi lahan di pekarangan rumah di Bogor. tanaman yang ditanam waktu itu adalah krisan. Dari sanalah Benny dan Jenny, istrinya memulai usahanya. Ia yang pertma mengenalkan krisan pot di Indonesia Kini tanamannya sudah beragam. Mulai dari bunga-bunga asal Belanda sampai tanaman asli Indonesia. Misalnya aneka macam heliconia, dracaena, cordyline juga calathea. Produknya sudah melalang buana ke Amerika, Jepang, bahkan Timur Tengah. Tanaman tropis bagi kita tidak unik, tapi bagi orang luar pastilah eksotik, alasan Benny menekuni ekspor tanaman tropis. Pelopor poinsettia di Indonesia Bukan hanya krisan, Benny juga mengenalkan poinsettia (Euphorbia pulcerrima) atau dijuluki kastuba. Tanaman berdaun indah ini dikenal sebagai christmas tree. Saat itu tidak ada yang mau beli, kenang Benny. Poinsettia dengan warna daun merah cerah itu menarik, namun tidak untuk dibeli lantaran tidak dikenal. Begitu juga kala dipajang di swalayan, pengunjung mengira sebagai tanaman plastik. Lama-kelamaan, tanaman itu justru menjadi favorit Apalagi menjelang Natal, pesanan meningkat drastis. Di MJ Flora, biasanya menyediakan ribuan pot. Kendati terkenal sebagai christmas tree, sebelum Desember poinsettia pot yang disiapkan sudah ludes terbeli. Sebenarnya MJ Flora memproduksi poinsettia sepanjang tahun. Hanya memang jumlah puncaknya saat menjelang Natal. Untuk menghasilkan sebuah pot poinsettia warna merah menyala perlu proses cukup panjang. Tidak semudah yang dibayangkan. Salah sedikit saja hasilnya bakal mengecewakan. Bisa jadi busuk, tidak tumbuh, atau tumbuh tapi merahnya tidak merata. Menurut Benny, persiapan untuk Natal sudah dilakukan sejak November. Pada bulan itu propagasi dimulai. Bahan tanaman berasal dari stek yang diambil dari masa vegetatif tanaman. Perlu diketahui, poinsettia punya dua masa pertumbuhan. Yang sering Anda saksikan berwarna merah adalah fase generatif. Pada fase ini tanaman tidak bisa diambil steknya. Selanjutnya ada fase vegetatif dimana seluruh bagian tanaman berwarna hijau. Pada fase ini cabang tanaman bisa diambil untuk stek. Panjangnya 8- 10 cm. Kemudian dipropagasi dengan media sekam. Bahan stek akan tumbuh akar dan daun setelah 2-3 minggu. Selama ini tidak ada perlakuan istimewa. Disiram secukupnya dan diberi fungisida. Poinsettia rawan terhadap serangan erwiniaâ terang Benny. Erwinia adalah patogen (penyebab penyakit) yang berupa jamur, bisa bikin busuk tanaman. Setelah bibittanaman kuat,dilakukan transplanting ke pot Medianya berupa cocopeat yang dimasukkan dalam pot ukuran sedang dan besar. Teknologi modern Di MJ Flora, sistem produksi sudah modern. Penyiraman dan pemupukan dilakukan dengan sistem drip irrigation (irigasi tetes) yang dikontrol melalui timer. Dengan sistem itu, semua pot tanaman dijamin akan memperoleh bagian secara merata, takarannya pun pas. Kepekatan larutan nutrisi yang digunakan adalah 300 - 350 ppm. Setelah pot plant berumur 3 minggu. baru ada perlakuan khusus sesuai dengan kebutuhan. Jika pot plant itu pengin dijadikan pohon induk, maka kondisi tanaman tetap dipertahankan dalam masa vegetatif alias tetap hijau. Kita beri lampu di atasnya, anjur Benny. Dengan dipasang lampu, waktu terang menjadi lebih lama, Sehingga poinsettia tetap hijau. Penyakit Poinsettia Wah,gangguannya macam-macam, aku Benny yang sudah menanam poinsettia sejak tahun 1995. penyakit yang umum menyerang adalah erwinia, patogen berupa jamur. Erwinia bisa menyerang kapan saja, mulai dari propagasi sampai tumbuh besar. Selain gangguan dari organisme lain, bisa juga gangguan dari nutrisi. Kondidi air atau tanah basa (pH terlalu tinggi) bisa bikin daun berwarna pucat. Makanya perlu pengukuran pH secara teratur, terutama saat pergantian musim dari kemarau ke penghujan. Poinsettia menghendaki tingkat keasaman bekisar 5,8-6,5. Biasanya pada saat musim hujan pH meningkat, maka perlu diturunkan dengan asam fosfat. Cahaya juga bisa menjadi ancaman. Bila cahaya kebanyakan bisa membakar daun. Pinggirannya berwarna coklat dan tidak menarik. Gejala ini disebut black necrosis. Makanya poinsettia perlu diletakkan di tempat ternaungi, dimana cahaya hanya bekisar 4500fc (foot candle). (Flona) Alamat: Benny Tjia, PhD Komplek Pakuan II Jalan Dahlia 2 No. 26 Bogor, Jawa Barat Telp 0251-316241 HP. 08161642750
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||