Info Tanaman Hias Indonesia

KEBONKEMBANG.COM

Prof Dr Ir. H. Hadi Susilo Arifin, MS. Dipl.RLE: Road To Green City Print E-mail
Written by Titik/Flona   
Thursday, 22 January 2009 23:17
Addthis

Profesi sebagai desainer lanskap bukan hanya bertanggung jawab pada desain taman (gardening) tetapi juga dengan desain lanskap alam (macro). Itulah pandangan Prof. Hadi, Ketua Departemen Lanskap Institut Pertanian Bogor yang ingin mengenalkan kepada masyarakat kalau profesi desainer lanskap mempunyai tugas yang luas. Tidak semata-mata bergerak pada skala mikro yaitu pertamanan (gardening) tapi mencakup skala masa (penataan lanskap desa dan kota, bahkan skala makro penataan lanskap wilayah. Termasuk merencana, mendesain, mengelola unit ekologis seperti DAS Daerah Alisan Sungai.

 

 

Sedari kecil, Hadi menyukai tanaman dan binatang. Tak heran, di rumahnya dicipta laksana hutan. Kecintaan akan tanaman dan binatang yang terangkum dalam taman ingin disebarluaskan. Sebagai dosen, Hadi selalu menanamkan semangat dan tanggung jawab ini kepada mahasiswanya. Harapannya jika nanti lulus, para mahasiswa berperan aktif dalam pengelolaan lingkungan menuju green city , kota hijau. "Kota hijau adalah kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam segala aspek kehidupan," ujar lelaki energik ini. Green city akan memberi kenyamanan, keindahan dan keamanan bagi penghuninya. Tak hanya warga, tetapi juga turnbuhan, tanaman, hewan, satwa liar termasuk fungsi tanah, air, dan udara yang soling terkait membentuk lingkaran yang seimbang. Para lanskaper mempunyai peran penting dalam penataan lahan yang ideal guna mencegah malapetaka lingkungan.

Konsep ini tidak hanya bertengger di menara gading universitas, tetapi juga disebarluaskan ke masyarakat. Tahun 2008 ini, Hadi berkeliling ke 12 kola di P. Jawa untuk memberi penyuluhan dan penilaian perihal kola hijau bersama program Sampoerna Hijau Kotaku Hijau. Dengan penyampaiannya yang jenaka dan membumi, Hadi memberi penjelasan tentang kegunaan taman umum (public park). Tak hanya keindahan, tetapi juga fungsi sosialnya. Sehingga taman harus dilengkapi dengan fasilitas umum misal rekreasi (tempest bermain anak), dan raga, mushola. Secara lebih spesifik, taman umum dibagi menjadi taman kota (city park), taman lingkungan (community park), taman ketetanggaan (neighborhood park), dan taman pojok (west pocket park).

 


 

 

LANSKAP UNIK
Tak hanya fungsi, bagi Hadi, taman juga menarik dari sisi budayanya. Di pedesaan, taman di sekeliling rumah disebut pekarangan. Hadi membawa istilah ini hingga tingkat internasional. "Pekarangan di Indonesia itu khas. Itu yang menjadi tesis doktoral saya," ujarnya. Tujuannya untuk menunjukkan ke

Masih seputar kultur, Hadi mengamati jenis tanaman yang ada di pekarangan tergantung dari lokasi. Di Jawa Tengah, pekarangan banyak ditanami sawo kecik berkaitan dengan kepercayaan masyarakat akan simbol-simbol. Bunga-bunga untuk sesajen banyak ditanam di pekarangan Bali karma seringnya upacara yang menggunakan bunga-bunga ini. Sementara di Sunda, pekarangan banyak ditanami sayuran untuk lalap.

"Dari memelihara pekarangan atau taman di sekeliling rumah, kites akan berkontribusi pada pelestarian lingkungan global," pesan Hadi kepada Taruna Hijau, pemuda wakil dari daerah dalam Sampoerna Hijau Kotaku Hijau. Dengan bahasa sederhana, is mengajari caranya membuat taman. Hingga dari salah satu peserta tercetus kalimat," Wah, bikin taman ternyata mudah, yes Prof. Kalau gini aja sih, saya bisa bikin di rumah." Bila semangat ini ditularkan kepada tetangga sekitar ketika utusan ini pulang ke daerah, niscaya green city bisa terwujud. Hingga kini, Prof Hadi-pun masih gigih memperjuangkan. *


Teks/Foto : Titik

Comments
Add New Search
Budi Hadi Narendra  - buku   |2010-02-02 20:14:32
Yth. prof Hadi,

Waktu acara agroforestry di Mataram kemaren, Prof membagikan
beberapa set buku terbaru, namun sayang jumlahnya terbatas, termasuk saya nga
kebagian. Buku tersebut apa sudah tersedia di toko buku?atau ada versi
softfilenya?
Trims
sabhan_Arl-11  - karya yang indah   |2010-01-17 05:56:27
moga sehat sll pak prof.

tiap kalimat yang bpk tulis, tiap kata yg bpk
kemukakan memberikan nuansa tersendiri bagi kami, sjak pertama kami mengenal
bpk, kami telah merasakan beruntung "krn kenal dgn bpk...kami salut dg
karya2 bpk, bpk bukan sekedar seorang akademisi tp jg praktisi,,,,teruslah
berkarya pak!!

maju terus arsitektur lanskap Indonesia..

sabahan
wassalam.
Fakhri  - Iklim dan pengelolaan Lanskap   |2009-12-28 02:03:27
Pa,apa saja hubungan iklim dengan pengelolaan dalam lanskap?apa sangat
berpengaruh?
Kaswanto  - Beda Talun dan Kebun Campuran   |2009-11-30 18:07:45
Maaf Pak Hadi..
Numpng bertanya, bedanya Talun dan Kebun Campuran dari sisi
apanya ya? Apakah hanya dari fungsinya saja? atau struktur vegetasinya
juga?

Terimakasih sebelumnya
Deddy hadi Susilo Arifin  - Talun & Kebun Campuran   |2009-12-03 18:18:16
Dear mas Anto,
Talun (forest gardens) dan kebun campuran (mixed gardens)
dibedakan pada posisi relatif terhadap settlement/perkampungan. Juga dari segi
manajemennya. Talun umumnya berada dipinggiran kampung atau batas desa, misal di
gawir sungai atau lereng-lereng bukit dengan manajemen yang sangat minim, bahkan
campur tangan hampir tidak ada (tampa maintenance, pemupukan, dll tetapi hanya
pemanenan secara berkala). Sedang kebun campuran lokasi berada di tengah
perkampungan dan ada manajemen yang dilakukan. Struktur vegetasi keduanya
serupa. Fungsi bagi jasa klingkungan, juga sama sebagai C stock, water resources
mgt, biodiversity conservation dan landscape beauty.

Semoga bermanfaat
ya

Salam dari Bogor
ANDI GUNAWAN  - Terimakasih   |2009-10-24 21:30:04
Pak. bagai mana agar rumah kecil di desa menjadi indah dan enak di pandang?
Deddy hadi Susilo Arifin  - Rumah kecil estetis   |2009-12-03 18:43:14
Hi, Mas Andi....
selayaknya rumah di desa baik besar maupun kecil bisa selalu
nyama, indah dan enak dipandang :-)
Pertama aspek external, rumah kecil harus
bisa memanfaatkan fitur yang ada di luar rumah, di mana alam pedesaan pasti
mendukung (ada RTH yang luas, pemandangan gunung, sungai, selokan, sawah, kebun,
satwa liar di alam bebas spt burung, kupu2, serangga, mamalia kecil dll).
Secara
internal, sebaiknya bahan bangunan menggunakan material lokal, yang tidak
berbahaya. meskipun kecil kalau tataruangnya didesain secara fungsional maka
akan nyaman, material alam sangat disarankan misal bahan kayu, batu alami
sebaiknya digunakan agar harmonis. Coba desain ventilasi, jendela dan pintu yang
cukup, sehingga udara bebas dan nyaman.

Penataan lanskap pekarangannya jangan
terlalu detil, kombinasikan manfaat yang fungsional dan estetika yang
indah.

Semoga mas Andi bisa mengimplementasikan dengan baik.

Selamat
mencoba.
All de b...
wiryo  - Desa Wisata   |2009-08-21 20:19:57
Pak Hadi yang baik,mohon info bagai mana mendesain desa wisata. Hal2 apa saja
yang diperlukan. Terima kasih
Deddy hadi Susilo Arifin  - Desa wisata   |2009-12-03 18:53:39
Mas Wiryo,
Desa... village, bisa dipropose untuk berbagai capaian, misal desa
pertanian, desa industri, desa ekologis, atau desa wisata.
Jika suatu desa
diunggulkan sebagai desa wisata, maka persyaratan dasarnya adalah:
1. memiliki
potensi sumberdaya wisata (bisa fenomena alam-gunung-sungai-bendungan-air
terjun-dll; atraksi kegiatan pertanian, atraksi budaya, atau produsen suatu
kriya).
2. Memiliki sarana, prasarana, fasilitas wisata, infrastruktur dan
aksesibiliats yang memadai (tempat2 umum untuk parkir, area interpretasi, jalan,
toilet umum, signboard, dll)
3. kesiapan masyarakat menerima wisatawan,
masyarakat siap menjadi tuan rumah (memberi guidance, menerima homestay, memberi
impresi yang baik, dll)
4. Menghindari masuknya investor (karena kelak investor
akhirnya menggusur masyarakat lokal - ini bertentangan dengan pembangunan wisata
berbasis masyarakat).
5. marketting yang baik -- sebaiknya peran ini ditangani
Pemda
...
Wahyudi, Ir.MP.  - Lanscape oke   |2009-05-27 16:17:28
Semoda ilmu arsitektur lanskap dapat berkontribusi lebih jauh dalam menyamakan
persepsi antar instansi, seperti kehutanan, pertanian, perkebunaan, PU,
pertambangan dll.
Deddy hadi Susilo Arifin  - Terimakasih   |2009-12-03 18:55:40
Amien .... atas doanya bagi Arsitektur Lanskap. Semoga harapan mas Wahyudi
terwujud di masa mendatang.

Cheers,
Hadi Susilo ARIFIN
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
You are here  :

Resources TopOfBlogs Add to Technorati Favorites Gardening Blogs - BlogCatalog Blog Directory tanaman hias newsfeed

Astaga.com lifestyle on the net