Info Tanaman Hias Indonesia

KEBONKEMBANG.COM

Langsung dari Bangkok: Chatucak, Pasar Bunga Terbesar Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 28 December 2007 02:13
Addthis
Orang sana biasa menyebutnya dengan Chatuchak Weekend Market (pasar akhir pekan), yang berlokasi di Van Paholyothin Road yang paralel dengan Klong Bang Su, Bangkok. Secara resmi pasar ini hanya buka pada Sabtu dan Minggu.
Namun meski nggak semua buka, pada hari-hari di luar hah itu, di pasar Chatuchak yang menjual aneka ragam tanaman hias dan dikenal sebagai salah satu pasar tana¬man terbesar di dunia itu tetap saja ada beberapa stan nurseri yang buka.

Panjang pasar ini mencapai hampir 1 kilometer, yang membentang di kiri dan kanan jalan dengan frekuensi lalu lintas yang cukup padat dengan bagian depan (pinggir jalan besarnya) berderet aneka stan penjual bunga pot dan asesorisnya, demikian pula di belakang stan-stan itu juga berjubal para penjual bunga. Lokasinya pun hanya sekitar 3 kilometer dari jalan Pradipat di mana Agrobis menginap di salah satu hotelnya.

Kalau anda punya kesempatan berkunjung ke kawasan yang masih masuk dalam area kota Bangkok itu, di mana hampir semua sopir taxi pun akan selalu menunjukkan (baca: tahu) tempat itu kalau anda bertanya soal bunga, anda tak perlu kaget karena meski masing-masing stan bunga mereka tidaklah terlalu besar, namun tingkat perekonomian (penghasilan) petani yang juga pemilik stan-stan tersebut amatlah lumayan besar.

Salah satunya, jangan heran kalau parapetani di sana dalam kegiatannya sehari-hari menggunakan kendaraan-kendaraan pick-up berharga di atas Rp 150 jutaan (580 ribu bath Thailand) sebagai kendaraan operasional pengangkut barang yang juga kadang jadi pengangkut orang, itupun kadang, mereka nggak cuma punya satu biji.

Bicara koleksi jualan bunganya, tentulah amat komplit, dan dibanding dengan harga negeri kita bisa berkisar 50 persen lebih murah. Rasanya, tak ada satupun jenis bunga yang tidak dijual di Chatuchak. Mulai adenium, euphorbia, aglaonema, anthurium, anggrek, bunga potong sampai bunga impor seperti palm jenggot, encephalartos sampai black boy yang menurut penjualnya didatangkan dari Australia.

Menurut Candra Roniwidjaya pengusaha nursery yang datang ke Thailand bareng Agrobis, harga-harga bunga di sini lumayan murah ketimbang di Indonesia. Jadi saya nggak heran juga kalau akhirnya banyak pengusaha bunga yang datang kesini untuk kulakan, kata Candra.

Diakui pula oleh penjualnya, bahwa memang cukup banyak pedagang bunga Indonesia yang datang ke sini untuk berbelanja untuk dijual kembali di tanah air, terutama para pengusaha bunga dari Jakarta. * nja
 

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
You are here  :

Resources TopOfBlogs Add to Technorati Favorites Gardening Blogs - BlogCatalog Blog Directory tanaman hias newsfeed

Astaga.com lifestyle on the net