Salah satu keuntungan memiliki taman tropis ialah perawatan yang minimalis. Maklum, kesan agak liar dan berantakan memang diinginkan. Namun, bukan berarti taman tidak dipelihara sama sekali. Inilah 4 kunci merawat taman topis.
Pemupukan. Gunakan pupuk lambat urai, seperti Decastar dan Osmocot. Dosis dan frekuensi pemakaian sesuaikan dengan yang tertera pada kemasan. Pada tanaman yang lambat tumbuh atau perlu dirangsang agar berbunga, berikan pupuk tambahan, seperti Growmore dan Hyponex. Cara aplikasi dengan disemprot. Bila disiram gunakan setengah dosis anjuran.
Pemangkasan. Tujuannya untuk menjaga bentuk taman seperti ide awal desain. Lakukan pemangkasan-pada tanaman berkayu-dan penjarangan-untuk tanaman yang beranak sekali sebulan.
Penggemburan tanah. Ini perlu dilakukan karena tanah makin lama makin keras akibat pemupukan. Caranya cungkil ringan tanah seperti saat membajak sawah, lalu isi dengan campuran pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. Ketebalan sekitar 2 cm. Lakukan 3 bulan sekali atau paling lambat 1 tahun sekali.
Pengendalian HPT. Hama yang paling banyak menyerang ialah ulat, kutu, bekicot, dan nematoda. Penyakit terutama cendawan dan busuk fusarium. Bila tingkat serangan rendah, atasi dengan cara mekanis-dibuang satu per satu. Serangan parah, gunakan pestisida, seperti Curacron, Decis, dan Metaphar. Untuk pencegahan taburkan Furadan. ***
Trubus 432 – November 2005/XXXVI