| Membuang Akar Busuk: Jangan Sayang untuk Memotong |
|
|
| Written by tabloidgallery | |||||||||
| Wednesday, 16 April 2008 20:45 | |||||||||
|
Musim hujan, musimnya akar busuk. Itu tentu jadi hal yang mengganggu, karena bisa menyebabkan kematian. Langkah tepat adalah mengangkat tanaman dan membongkar media tanam untuk melihat seberapa parah kondisi di dalamnya. Akar busuk wajib dipotong, meski harus menghabiskan separuh lebih bagian akar.
Alat yang dipersiapkan adalah pisau tajam, gunting, ember, fungisida, vitamin B1 serta aliran air yang bersih. Langkah pertama, lihat bagian akar untuk memastikan bagian yang busuk – apakah bawah atau samping. Semprot perlahan dengan aliran air untuk menghilangkan sisa media tanam di akar. “Busuk akar harus hilang, meski sebagian besar akar hilang, termasuk tangkai daun, sehingga separah apapun kondisi akar, tetap harus dibuang di bagian yang busuk,” kata Pebisnis Anthurium di Surabaya, Heru Trisaksono. Terakhir adalah mempersiapkan media tanam baru yang harus porous. Sebab, media yang menyimpan air bisa memicu terjadinya bususk akar. Jadi, drainase air di dalam media tanam harus bagus. Alternatif campuran yang bisa diambil adalah dengan akar pakis, sekam baker, dan kotoran kambing/kompos. Komposisinya lebih didominasi oleh pakis hingga 75%, sementara sekam dan kotoran kambing mengisi tak lebih dari 25%. Masukkan dalam media yang sebelumnya sudah disemprot dengan vitamin B1 untuk mengurangi stres tanaman. Media jangan ditekan, tapi ditepuk perlahan, agar media tak padat. Siram dengan mengalirkan air secara langsung di media tanam hingga air yang keluar dari bawah pot jadi jernih. Bila perlu, daun yang sudah busuk di atas bisa dipotong, tapi bila hanya menguning atau kering sebagian, sebaiknya biarkan untuk membantu proses fotosintesis. Ke depan, anthurium pasti akan lambat tumbuh, karena memperbaiki akar terlebih dulu, baru kemudian mengeluarkan daun. [wo2k]
http://tabloidgallery.wordpress.com/2008/04/10/membuang-akar-busuk/
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|