Home » Panduan dan Tip » Sambung Ngebor Ratu Gurun

Sambung Ngebor Ratu Gurun

Monday, May 26th 2008. | Panduan dan Tip
Share on TwitterDigg ThisShare via email

Ingat goyang ngebor Inul Daratista? Lima tahun silam penyanyi asal Pasuruan, Jawa Timur, itu menghebohkan dunia dangdut dengan goyangan tak lazim. Gara-gara istilah ngebor hobiis adenium di tanahair pun geger. Bedanya bukan teknik goyang yang diributkan, tapi teknik sambung bor ala Fendi Salim yang unik. Batang bawah bukan dipotong atau disayat membentuk V, tapi ‘dibor’ dengan besi bulat.

Bukan tanpa alasan sambung bor adenium disebut unik. ‘Saya belum mendengar teknik itu. Yang lazim dipakai pekebun ada 4 macam,’ kata Ir Slamet Budiarto, dari PT Godong Ijo Asri. Teknik itu ialah sambung V, sambung sisip, sambung satu mata, dan sambung ala Vietnam. Yang disebut terakhir dikenal juga dengan istilah sambung flat alias rata. Disebut ala Vietnam karena banyak digunakan nurseri di negeri tersebut.

Keempat teknik itu mempunyai kesamaan. Menggunakan plastik lentur sebagai pengikat untuk menyatukan batang bawah dan mata tunas atau batang atas. Plastik populer karena dianggap mudah didapat dan ekonomis oleh pekebun. Namun, bagi pemula proses pengikatan itu menyulitkan. ‘Tunas yang dipakai terlalu kecil, sukar mengikatnya,’ kata Nugraha Susanto, hobiis di Jakarta, mengomentari sambung satu mata dan flat. Sambung V kerap menimbulkan bekas meski sambungan telah menyatu.

Hadirnya sambung bor ala Fendi Salim seolah menjawab kesulitan itu. ‘Tekniknya sederhana. Bekas sambungan tak kentara. Bahannya pun gampang didapat di perkotaan,’ kata Sulastama Raharja, hobiis adenium di Pekanbaru, Riau. Menurut Fendi sambung bor sebetulnya telah lama dipakai pada bonsai. Untuk adenium teknik itu dimodifi kasi lantaran struktur batang adenium bukan kayu keras seperti tanaman bonsai. Batang si ratu gurun itu banyak mengandung air karena tergolong sukulen.

Mudah

Sejatinya sambung bor tak menggunakan bor tangan atau bor listrik sebagai alat. Pipa logam tipis dipakai sebagai pengganti bor. ‘Yang paling mudah menggunakan logam bekas antena atau jemuran,’ kata Fendy. Pipa itu diasah dengan kikir agar berujung tajam dan rata. Penyatuan batang atas dan bawah menggunakan lem super (lem plastik, red).

Menurut Fendi, prinsip utama sambung bor ialah menyesuaikan ukuran entres alias batang atas dengan pipa. Lantaran itu dianjurkan pipa tersedia dalam berbagai ukuran karena ukuran batang atas biasanya bervariasi. Peralatan lain berupa pisau kecil berujung runcing, alkohol, dan tisue bersih.

Teknik sambung bor pun memungkinkan hobiis membuat kreasi baru adenium di luar kelaziman. Misal, setiap cabang bisa dihubungkan dengan cabang lain membentuk segitiga. ‘Membuat konstruksi rumah dari adenium pun bisa,’ kata Fendi.

Menurut Gede Suyono, pemain adenium di Denpasar, Bali, hadirnya sambung bor sebagai teknik baru patut diacungi jempol. ‘Selama ini bekas sambungan yang kentara mengganggu kesan pertama adenium di arena kontes,’ kata pria yang kerap menjuri itu. Namun, menurut Gede untuk tanaman kontes, arah sambungan sebaiknya tetap memperhatikan arah tumbuh cabang. Misalnya, sudut antara batang bawah dan cabang yang tegak lurus mesti dihindari. (Destika Cahyana)

Sumber: http://www.trubus-online.co.id/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=7&artid=1293

Related For Sambung Ngebor Ratu Gurun

Comment For Sambung Ngebor Ratu Gurun

Dapatkan inspirasi berkebun serta info dan tip tanaman hias dari kami. Masukan email anda disini:

Friend me on FacebookFollow me on TwitterAdd me to your circlesRSS Feed

Tanaman Hias Indonesia

  • Partner links