Home » Panduan dan Tip » Larutan Pengerdil sang Marinir

Larutan Pengerdil sang Marinir

Monday, April 6th 2009. | Panduan dan Tip
Share on TwitterDigg ThisShare via email

PengerdilDI TANGAN WILLY POERNAWAN DAUN SANSEVIERIA AUBRYTIANA YANG BIASANYA BERUKURAN SETENGAH METER MENJADI 10 CM. DAUN PATULA BERUMUR 6 BULAN YANG LAZIMNYA 15 CM HANYA 2 CM. NILAI JUAL PUN BERLIPAT 6 KALI. ITU BERKAT LARUTAN PENGERDIL YANG DIRAMU SEORANG MARINIR DI SURABAYA. SETIAP PEKAN UJUNG DAUN LIDAH NAGA TERMUDA DIBERI 3 TETES.

Larutan pengerdil itulah yang membawa berkah buat Willy. Tiga bulan terakhir ia menjual 60 pot sansevieria kerdil. Harga per pot Rp150.000, jenis tersebut-aubrytiana, patula, javanica, dan fischeri-biasanya hanya Rp25.000/pot. ‘Saya jual sepaket. Satu pot beserta sebotol larutan pengerdil,’ ujar mantan karyawan perusahaan teknologi informasi itu. Agar sosok tetap kerdil, pembeli mesti rutin meneteskan larutan pada sang lidah naga.

Menurut Willy sansevieria mini disukai karena hemat tempat sehingga cocok buat tanaman meja. Tengok saja Sansevieria cylindrica var patula yang normalnya berukuran 10-15 cm pada umur 6 bulan. ‘Biasanya patula hanya ditanam di halaman,’ kata Willy. Namun, yang dikoleksi Willy justru berdaun pendek, hanya 2 cm. Karena berdaun pendek, bentuk daun terlihat gendut. Willy menanamnya pada pot berdiameter 7 cm.

tanaman hias

Lebih tebal

Pun dengan Sansevieria fischeri. Normalnya panjang daun remaja mencapai 18 cm. Yang diberi larutan pengerdil hanya 5 cm. Susunan daun sama-sama roset. Bedanya pada tanaman normal daun lebih tipis. Yang mini lebih tebal dan cenderung bulat. Daun baru yang muncul tersusun seperti bunga mawar yang masih kuncup.

Perbedaan paling mencolok terlihat pada Sansevieria aubrytiana ‘Tiger’. Lidah jin itu biasanya dijadikan tanaman pagar karena berdaun panjang, 30-70 cm. Saking besarnya kerap disebut pedang-pedangan. Namun, daun lidah naga mini berlurik putih keperakan kepunyaan Willy hanya 10 cm dan lebar 5 cm. Bentuknya menyerupai centong. Susunan daun juga lebih roset. Willy sengaja mengekspos rimpang seukuran umbi bawang merah sehingga tampil semakin unik.

Lantaran ampuh membuat kerdil, larutan sang marinir banyak diperbincangkan kalangan mania sansevieria. Toh komposisi larutan itu ternyata sederhana. ‘Campuran paklobutrazol dan larutan karbit,’ kata Willy. Perbandingannya 1:100. Sayang, Willy enggan memberi tahu konsentrasi yang tepat dan aman buat mengerdilkan. Campuran itu diteteskan dengan pipet pada bakal daun masing-masing 2-3 tetes setiap pekan.

Risiko mati

Menurut Ir Yos Sutiyoso, ahli pupuk di Jakarta, paklobutrazol merupakan senyawa retardan (penghambat, red) yang berfungsi ‘memingsankan’ titik tumbuh sehingga sel berhenti membelah. Zat pengatur tumbuh itu menghambat biosintesis giberelin-hormon yang merangsang pertumbuhan dan perkembangan sel tanaman. Akibatnya daun tumbuh menjadi kerdil. Di bidang pertanian paklobutrazol lazim dipakai untuk menyeragamkan munculnya bunga mangga dan durian.

Campuran karbit pun punya peranan. Menurut Ir Ari Wijayani Purwanto MP, dosen Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, kalsium yang berasal dari karbit (CaC2) dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Kalsium menyebabkan dinding sel menjadi kaku sehingga sulit membelah. Toh, menurut Yos paklobutrazol dan karbit bisa digunakan secara terpisah. Karena peran keduanya sama, maka satu bahan baku pun cukup.

Pengalaman Willy perlakuan dengan larutan pengerdil itu hanya membuat daun tumbuh abnormal sementara. Artinya, bila perlakuan dihentikan pertumbuhan tanaman kembali normal. Agar tanaman tidak stres, usai perlakuan Willy menambahkan vitamin B1 dan pupuk daun dengan dosis 1,5 kali lebih tinggi daripada dosis anjuran dalam kemasan. Tujuannya agar daun yang berukuran mini menjadi lebih tebal dan tampak lebih gendut.

Ari mengingatkan hindari pemberian nitrogen yang berasal dari amonium (NH4). ‘Amonium melemahkan sel tanaman,’ ujarnya. Akibatnya tanaman menjadi rentan sakit. Apalagi tanaman ‘disakiti’ secara berulang. Sebaiknya gunakan nitrogen yang berasal dari nitrat (NO3). Ari pun menyarankan penggunaan paklobutrazol dan karbit dengan meramu sendiri harus berhati-hati. Tanaman bisa mati bila dosis terlalu tinggi. Itu mengacu pada mudahnya mangga dan durian yang merana dan mati setelah diberi paklobutrazol berlebih.

Bakar rimpang

Untuk membuat sansevieria mini Willy juga menggunakan teknik bakar rimpang. Caranya cabut sansevieria dari pot, lalu bersihkan rimpang dari media. Taburkan sesendok teh Urea yang dihaluskan merata ke sekujur rimpang, lalu taburkan sesendok teh kaporit (CaOCl2) sebagai ‘pembakar’. Setelah itu diamkan selama 15 menit, kemudian tanam kembali pada media pasir malang yang telah diayak hingga halus.

Untuk perawatan, siram tanaman sepekan setelah ditanam pada media. Hindari penyiraman basah karena akan melarutkan Urea dan kaporit yang menempel di permukaan rimpang. Cukup berikan air sedikit demi sedikit di permukaan media dekat bibir pot sehingga jauh dari rimpang. Penyiraman hanya dilakukan bila media terlihat kering. Tiga bulan berselang muncul anakan berdaun mini.

Menurut Yos teknik semacam itu intinya sama: membuat tanaman menjadi sakit. Urea yang mengandung amonium berperan melemahkan sel tanaman. Pada kondisi lemah, lalu dihantam pemberian kaporit yang bersifat oksidatif alias ‘membakar’. Akibatnya titik tumbuh pada rimpang rusak.

Rusaknya titik tumbuh membuat generasi baru yang muncul mengalami mutasi. ‘Ukuran sel menjadi lebih kecil,’ kata Ari. Mutasi seperti itu berada pada tingkat kimera alias beberapa kelompok sel, bukan pada tingkat gen. Artinya, hanya menghasilkan tanaman abnormal sementara. Bila ditanam pada media subur, pertumbuhan kembali normal.

Agar mutasi permanen, sebaiknya tanam pada media yang miskin hara. Toh, sansevieria tergolong tanaman bandel. Dengan begitu, sansevieria tetap berukuran mini, tetapi harga maksi. (Imam Wiguna)

http://www.trubus-online.co.id/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=7&artid=1742

Related For Larutan Pengerdil sang Marinir

Comment For Larutan Pengerdil sang Marinir

Dapatkan inspirasi berkebun serta info dan tip tanaman hias dari kami. Masukan email anda disini:

Friend me on FacebookFollow me on TwitterAdd me to your circlesRSS Feed

Tanaman Hias Indonesia

  • Partner links