| Cara Membuat Media Fermentasi Aglaonema |
|
|
| Written by admin | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Thursday, 17 December 2009 12:46 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Hanya sekedar sharing… aglo yang bagus bisa didapatkan apabila aglo cukup mendapatkan air. Sementara pemakaian air berlebih sering menyebabkan bakteri (pathogen) cepat berkembang biak sehingga bukan aglo sehat yang didapat tapi sebaliknya, aglonya ‘is dead’. Untuk bisa ‘bermain basah’ maka sebaiknya sih media difermentasi. Sepengalaman saya, fermentasi media langsung dalam pot akan menyebabkan akar/bonggol bonyok karena proses fermentasi menghasilkan panas dan salah satu tujuan dari melakukan fermentasi adalah agar media tidak panas akibat proses ‘decaying’ (kalau medianya tidak difermentasi) di dalam pot sehingga akar/bonggol tidak bonyok. Cara membuat media fermentasi (seperti pernah diulas oleh para ‘experiencers’) ada 2 cara, metode basah dan metode kering. Metode kering bisa dilakukan dengan cara sbb: Media yang difermentasi, awalnya akan mengeluarkan bau busuk seperti bau got, lalu berubah menjadi seperti bau-bau tape dan kalau sudah siap pakai akan berbau seperti humus hutan… Tips: Saat menanam juga media tidak langsung disiram, biarkan 1-2 hari agar akar kembali segar baru kemudian disiram dan selanjutnya disiram sesuai kondisi cuaca ditempat bersangkutan. Pastikan sebelum menanam aglo, akar kelihatan putih bersih, tidak ada bintik merah atau kecoklatan, bila perlu bonggol, akar dipotong sampai mendapatkan bagian yang benar-benar putih, mulus, sehat sebab kalau ada bintik merah atau coklat maka “dijamin” nggak sampai sebulan akar aglo akan bonyok. Ingat, MEDIA FERMENTASI TIDAK MENGOBATI AKAR / BONGGOL YANG SAKIT. Demikian sekedar sharing, repot kan ? Ya jelas repot. Nah untuk itu saya sekarang nggak lagi pakai media fermentasi, namun saya kurangi pemakaian media yang mudah terdegradasi / decaying. Saya sekarang hanya pakai sekam baker dan cocopeat dan cocochip yang sudah disiram air panas serta pasir malang dan sedikit batu zeolith. Caranya, media dicampur (saat masih kering). Setelah mendapatkan komposisi yang diinginkan, saya taruh dibakul lalu saya siram air. Begitu media basah semua lalu saya tiriskan dan selanjutnya disiram lagi pakai larutan fungisida + bakterisida sampai ngocor dibawah bakul, lalu saya tiriskan. Dibiarkan sampai sehari dua hari, begitu media buyar baru dipakai. Saat dipakai media tidak langsung disiram. Baru disiram (hanya spray permukaan medianya saja sampai meresap 2-3cm) sehari atau dua hari berikutnya dengan larutan 10cc Biozon + 1 liter air atau 2cc Extreme Root + 1 liter air. Selanjut dispray 2 hari sekali dengan larutan yang sama. Begitu aglo Nampak menggeliat (kira-kira 2 mingguan) baru saya siram (tetap model spray) sampai ngocor dibawah pot. Sebaiknya tetap siram / spray dengan fungisida + bakterisida tetap dilakukan 3 minggu – 4 minggu sekali. Nah karena sekarang saya sudah malas dan sangat malas, maka saya nyiram aglo seingatnya saja, kadang seminggu sekali atau paling cepat 4 hari sekali. Namun demikian, baik pakai media fermentasi atau non fermentasi, tetap saja ada aglo yang bonyok dan ada juga yang sehat. Yang terpenting adalah sinar matahari dan sirkulasi udara bagus. Juga cari anakan yang sehat (bebas penyakit) dan tahan diri serta sabar untuk tidak sering-sering mengguyur dengan air ataupun memupuk. Alih-alih mendapatkan aglo bagus, justru sebaliknya… aglonya modhiarrr… Demikian sekedar sharing, mudah-mudahan ada manfaatnya terutama bagi yang baru menghobby aglo… Satu hal yang pasti, kalau kita bisa membesarkan aglo (apapun, biar yang murah sekalipun) dan benar-benar prima, apalagi sampai mengeluarkan anakan dan bisa jadi rimbun, rasanya akan sangat RUAARRR BYASAK…. Yakind ah ! Salam, http://aglaonemaonline.wordpress.com/2009/12/16/membuat-media-fermentasi-untuk-aglaonema/
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||