Tips Belanja Adenium: Jangan Mudah Percaya Sebelum Kecewa

Share on TwitterDigg ThisShare via email

Ada cerita nyata, ketika seseorang yang baru saja pulang dari menonton pameran membawasatu pot adenium, beberapa saat setelah sampai di rumah, sang penyuka adenium pemula dengan bangga mengundang tetangganya sekaligus untuk dipameri adenium yang baru saja dibelinya seharga Rp 55 ribu itu, Arabicum murah, kata si penjual kala itu.

tanaman hiasTak lama kemudian tetangga yang nyata penyuka adenium yang sudah cukup lama itu datang dan melihat adenium yang menurut si pembeli semula adalah arabicum. Setelah melihat, sontak tetangganya itu terjkejut bukan alang kepalang karena yang barusan dibeli di sebuah stan di ajang pameran itu sebenarnya adalah adenium obesum namun percabangan (multibranch).

Meski awalnya si pembeli pemula itu ngeyel bahwa yang baru dibelinya atas dasar informasi dari sang penjual adalah arabicum garis tengah 4 cm, namun akhirnya luluh juga ketika tetangga tadi memberikan argumen-argumen bahwa sebenarnya adenium itu sebenarnya adalah adenium obesum percabangan yang sudah barang tentu harganya juga jauh lebih murah ketimbang harga arabicum.

Jadi agak unik memang, karena, sebenarnya, untuk arabicum dengan diameter bonggol 4 cm, harga Rp 55 ribu memang bisa dibilang cukup murah tapi, kalau kenyataannya yang ia beli itu adalah obesum meskipun percabangan dengan diameter 4 em, jadinya dia dapat harga terrlalu mahal.,. Kekecewaan semacam itu menurut salah seorang praktisi adenium dari Ponorogo, Tjandra Ronnywijaya, bahwa hal itu bisa melunturkan kepercayaan pemula pada dunia adenium sekaligus mengacaukan pasar adenium.

Ya kalau akhirnya ketahuan seperti itu, tentu akan jadi nggak begitu masalah, karena akhirnya si pembeli tahu bahwa harga arabicum sebenarnya lebih mahal dari obesum percabangan walau dengan ukuran diameter yang sama. Demikian pula dengan yang obesum percabangan (non training), dia pun jadi tahu kalau harga yang ia dapat itu sungguh kurang pantas alias kemahalan, papar Tjandra.

Nah, bagi yang mengalami namun belum ada yang menyadarkan atau memberitahu si pembeli bahwa ia kena kibul alias kena kemplang penjual, Maka si pembeli tetap akan selalu menganggap bahwa harga arabicum memang segitu. Efeknya, imbuh Tijndra, ketika dia ditawari harga yang sebenarnya saat belanja di kemudian hari, pastilah dia akan menawar dengan harga segitu karena mengganggap harga arabicum yang sebenarnya adalah kemahalan.

Kalau yang tertimpa kasus semacam itu cuma satu dua pastilah nggak terlalu bermasalah, tapi kalau yang kena ratusan orang, pastilah hal ini bakal mempengaruhi harga pasar. Dan sudah pasti siapapun bakal sama-sama rugi. Baik yang jualan maupun yang beli, ketidaktahuan mereka.

Tipsnya

Tips untuk yang satu itu, paling jitu tentu saat belanja kita musti ngajak teman yang sudah paham sekali akan adenium, atau sebelum belanja kita harus mencari referensi-referensi mengenai jenis-jenis adenium, tutur Tjandra.
Cara lain, agar dengan mudah kita bisa komplain tentu dengan mencatat nama nursery sekaligus alamatnya, terutama saat transaksi dilakukan di stan pameran.
Sebenarnya pula, menurut Tjandra, hal semacam itu juga berlaku untuk tanaman lain. Hal seperti itu jadi sering teriadi karena kadang para pecinta bunga termasuk adenium masih banyak yang nggak suka mendukung hobinya dengan lebih sering membaca atau mencari referensi tentang jenis jenis tanaman hias,’ kata Tjandra.

Lebih Bertanggung Jawab
Bertanggung jawab terhadap produk yang dibisniskan, tentu sudah merupakan kewajiban yang musti selalu dengungkan oIeh kalangan pebisnis jika ingin bisnisnya langgeng. Demikian pula dalam dunia adenium yang sudah pasti diperlukan tanggung jawab dari pihak pedagang atau bahkan petahi untuk turut menjaga cara berbisnis dan kualitas dari komoditas bisnis mereka hingga tren bisnis ini bisa berjalan dengan bagus dan langgeng.
Tentu, yang paling mengkuatirkan adalah jika produk tersebut segera menjadi drop di pasaran akibat persaingan yang tidak sehat di arena pameran atau di pasar dengan mengorbankan kepentingan konsumen.

-nja, Agrobis No 711 Januari 2007

This article was translated by Google Translator. Thank you Google.

Adenium Shopping Tip: Do not Believe Before Easily Disappointed

There is a real story, when someone who had just returned from watching the exhibition membawasatu Adenium pots, some time after I got home, the novice enthusiasts Adenium proudly invites his neighbors at once for Adenium dipameri who had just bought it for Rp 55 thousand, Arabicum cheap, says the salesman at the time.

Soon the neighbors are real enthusiasts of Adenium that is long enough it comes and see Adenium which, according to the original purchaser is Arabicum. After looking, torn neighbor terjkejut not absurdly tall because she had just bought at a booth in the exhibition were actually Adenium obesum but branching (multibranch).

Although initially the novice buyer ngeyel that it recently purchased on the basis of information from the seller is Arabicum midline 4 cm, but eventually yield well when a neighbor was giving arguments that in fact it is actually Adenium obesum Adenium branching is of course the price is too much cheaper than the price Arabicum.

So it's somewhat unique, because, actually, to Arabicum hump 4 cm in diameter, the price of Rp 55 thousand it can be fairly cheap but, if in fact that he bought it is obesum although branching with a diameter of 4 cm, he would be expensive terrlalu prices. ,. Such disappointment according to one practitioner Adenium from Ponorogo, Tjandra Ronnywijaya, that it can fade the beginner to the world trust Adenium Adenium well as disrupt the market.

Yes, if finally found out like that, it will be not such a problem, because ultimately the buyers know that prices are actually more expensive than Arabicum obesum branching even with the same diameter. Similarly, the branching obesum (non-training), he also came to know that the price he could it was not appropriate aka overpriced, Tjandra said.

Well, for those who experienced but no one has been aware of or informed the purchaser that he got rear aka kemplang taxable sellers, then the buyer will still always assumed that the price Arabicum indeed that much. The effect, added Tijndra, when he was offered the actual price when shopping at a later date, surely he will bid the price that much because it considers the actual price Arabicum is overpriced.

If such a case affected only one of two must not be too problematic, but if the subject of hundreds of people, surely it would affect the market price. And surely anyone would both lose. Both are selling or buying, their ignorance.

Tips

Tips for that one, most effective when shopping we should certainly invites a friend who was once understood will Adenium, or shopping before we have to look for references to other types of Adenium, Tjandra said.
Another way, so that we can easily record the complaints of the nursery as well as address names, especially when transactions are made at the exhibition booth.
Actually also, according Tjandra, that sort of thing also applies to other plants. Things like that so often because sometimes teriadi including Adenium flower lovers are still many who do not like to support his hobby more often read or look for references about the type of ornamental plant species, "Tjandra said.

More Responsible
Responsible for product dibisniskan, would have an obligation that must always dengungkan oIeh businesspeople if you want lasting business. Similarly in the world that it is definitely necessary Adenium responsibility of the merchant or even petahi to participate in business and how to maintain quality of the commodities business to business trends can be run with good and lasting.
Of course, the most alarming is if the product is soon to be a drop in the market due to unfair competition in the arena of exhibition or in the market at the expense of the interests of consumers.

-Nja, Agrobis No. 711 January 2007

Leave a Reply