Info Tanaman Hias Indonesia

KEBONKEMBANG.COM

Menyemai Nepenthes. Kuncinya, dan Kelembapan Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 26 December 2007 04:41
Addthis
Setelah Anda sukses membuahkan nepenthes, lalu apa yang akan dilakukan? Tentu saja menyemaikannya. Kendati benih nepenthes teramat kecil, tidak perlu disemai dengan media agar maeam anggrek. Anda bisa menyemai tanpa laboratorium.
Biji nepenthes bisa juga didapat dari alam. Saran Adrian Yusul W, ketua Divisi Nepenthes Indonesia, jika kebetulan Anda jalan-jalan ke hutan dan menemukan nepenthes, Anda cukup mengambil bijinya saja. Biji itu jika disemai, hasilnya akan jauh lebih banyak ketimbang Anda mengambil tanaman induknya.

Berikut ini langkah-Iangkah menyemai benih nepenthes.

1. Siapkan pot dan media.

Untuk nurseri, biasanya menggunakan wadah lebar karena biji yang disemai banyak. Tetapi untuk hobiis, cukup dengan pot kecil berdiameter 7 cm. Kalau tidak ada pot, bisa menggunakan kotak kue plastik yang ada tutupnya. Jangan lupa, kalau menggunakan wadah plastik harus dilubangi bagian bawahnya. Agar air tidak menggenang.

Media yang bagus memakai sphagnum moss. Kalau susah mendapatkan, bisa diganti dengan campuran arang sekam dan cocopeat. Arang sekam bersifat porus, sementara cocopeat bisa menahan air.

2. Persiapan media

Bila Anda menggunakan media arang sekam, maka campurkan dahulu dengan cocopeat hingga merata. Perbandingan 1 : 1. Lantas masukkan ke dalam pot atau wadah. Begitu juga dengan sphagnum moss. Perlu diingat, media jangan penuh. Paling tidak sisakan ruang untuk genangan air saat menyiram.

Kemudian, Siram media dengan air yang dicampur vitamin B1. Enggak harus pake B1. Saya nyemai, enggak pakai itu juga bisa tumbuh, kat Alfin dari Bank Biji - KTKI (Komunitas tanaman Karnivora Indonesia). Di alam, nepenthes juga bisa tumbuh dalam kondisi minim. Hanya saja, memang lebih baik diberi vitamin untuk nutrisinya.

Penyiraman dengan air berisi vitamin sampai basah benar. Tandanya, air menetes hingga ke bawah. Bila sudah basah, media siap ditanami benih.

3. Tabur benih

Benih nepethes berbentuk seperti benang atau rambut ringan. Hanya sepanjang 1 cm, kata M. Apriza suska, hobiis nepenthes di Bogar, Jawa Barat. Makanya kalau menyemai, cukup diletakkan di permukaan media. Tidak perlu dikubur. Setelah benih ditanam, siram dengan air yang dicampur B1. Akan lebih bagus bila disiram juga dengan fungisida untuk mencegah cendawan. Karena benihnya teramat ringan, menyiramnya hati-hati. Jangan sampai air meluap dan bijinya ikut tumpah.

4. Tutup wadah

Langkah terakhir, tutup pot atau wadah dengan plastik bening yang diberi lubang. Tujuannya untuk menjaga kelembapan. Lantas letakkan di tempat teduh, tidak terkena sinar matahari langsung. Kalau yang saya coba, saya letakkan di bawah lampu neon yang dinyalakan 24 jam, tambah Alfin.

Selain itu, penyiraman tak boleh dilupakan. Hanya jangan terlalu sering Cukup seminggu
sekali, asalkan tetap basah.

Dengan perlakuan semacam itu, 2 minggu hingga 2 bulan kemudian, nepenthes mulai berkecambah. Kisaran waktunya memang lama, tergantung jenisnya. Ada juga jenis yang susah berkecambah. Nepenthes mirabillis dan N. gracillis banyak yang sukses, aku Alfin. Untuk spesies lain tetap bisa, hanya musti bersabar.

Anda mau mencoba?



INFO: KENAPA TIDAK TUMBUH?

Ada beberapa alasan yang perlu diketahui. Pertama, waktu perkecambahan biji nepenthes tidak sama untuk masing-masing jenis. Ada yang cepat, ada pula yang sangat lama. Untuk Jenis-jenis hibrid biasanya lebih cepat berkecambah.

Kalau benih terlalu lama disimpan, lama berkecambahnya, terang Alfin, yang juga kolektor nepenthes. Benih yang baru dipetik dari tanaman, lantas disebar biasanya lebih cepat tumbuh. Umur 9 hari sudah berkecambah.

Saran Suska, begitu buah masak, yang ditandai dengan warna kecokelatan, langsung dipetik. Jangan menunggu sampai pecah. Selanjutnya benih itu disebar. Buah tua benar bakal pecah sendiri begitu ditaruh di atas media tanam.

Sebab lain, jika sudah berbulan-bulan hanya beberapa benih yang tumbuh, berarti daya kecambahnya rendah.

Flona Edisi 44/Oktober 2006
 
Comments
Add New Search
gadis arief  - MOHON BANTUAN untuk menangani NEPenthes yg saya mi   |2009-10-30 00:11:49
saya memiliki tanaman nepenthes..
tapi kok semakin hari spertinya semakin layu
ya..??
warna daunnya .. semakin banyak yg berwarna cokelat dibanding warna
hijaunya..
dan kantungnya... awalnya banyak.. tapi semakin hari... semua kantung
kantung tersebut berwarna coklat juga..
ADA APA YA DGN NEPENTHES SAYA?
dan apa
yang skrg harus saya lakukan..
mohon informasinya dan petunjuknya untuk
saya.
terima kasih banyak saya ucapkan.
apabila ada yang ingin berbagi dan
menjelaskannya kepada saya.
terima kasih.
GADIS
ARIEF
gadishy@yahoo.com
Phone: 021 - 93833352
Cikarang
Bekasi
hendri andika putra   |2009-10-15 07:25:28
tolong kasih tahu cara merawat nepenthes????
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
You are here  :

Resources TopOfBlogs Add to Technorati Favorites Gardening Blogs - BlogCatalog Blog Directory tanaman hias newsfeed rantop.com Joomla Topsites