| Tips : Perlakuan Tanaman untuk dikirim |
|
|
| Written by Administrator | |||||||||
| Wednesday, 26 December 2007 04:56 | |||||||||
|
Aku baru beberapa kali kirim tanaman (aglao, alocasia, adenium). Tapi sebelumnya gak malu banyak bertanya kiri-kanan bagaimana meminimalisir kerusakan tanaman akibat pengiriman.
Langkah2 pengiriman yang aku praktekkan sbb (mungkin ada yg kurang tepat - tapi ini yg terbaik menurut aku) : - Aglao dikirim tanpa media - pengiriman dengan media sering malah menyebabkan kerusakan akar (busuk) terlebih jika media lembab. Aglao dibongkar dan akar dibersihkan dari media (bukan dicuci) dan dikeringanginkan dengan bantuan kipas angin. Hindari mengepak aglao dalam keadaan lembab atau basah hal ini bisa menyebabkan aglao stress bahkan mati. Jika aglao lembab/basah akan meningkatkan suhu udara dalam kotak akibat air yang menguap (kita tidak tahu kemungkinan kotak terpapar matahari selama proses pengiriman). - Atur dan gulung semua daun secara hati-hati jangan sampai patah atau sobek dan diikat dengan tali rafia (sebelum diikat, dilapis dengan kertas agar daun tidak rusak kena bekas ikatan) - Atur dan gulung akar aglao dengan hati-hati dan bungkus dengan kertas tissue kering - Kemudian gulung dalam dua lapis atau lebih kertas koran (baru) dengan gulungan longgar dan diikat. - Susun dalam kotak yang kokoh, kalau perlu beri potongan styrofoam agar lebih aman dari tergencet dll - Beri sobekan kertas mengisi ruang kosong diantara gulungan aglao untuk mengurangi goncangan - Bungkus kotak dengan baik, tentu jangan lupa beri label alamat tujuan :-) - Segera kirim ke courier service (misalnya dengan TIKI ONS) dan pastikan aglao dikirim hari itu juga dan diharapkan sampai ke-esokan harinya (hari kerja).. Demikian yang aku tahu.. sebagai hobbist aglao sangat senang bila sicantik tiba dengan selamat.. sangat sedih jika mendengar berita dia malah rusak/mati sampai di tujuan... semoga berguna By Zainuddin Siregar Milis Aglaonema
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|