Keindahan bonsai tak lepas dari syarat dasar tanamannya. Syarat dasar tanaman bonsai adalah memiliki batang yang keras dan berumur panjang untuk proses pembentukan. Bambang Hermanto dari Juanda Bonsai berbagi pengalaman tentang syarat dasar tanaman bonsai yang baik.
Ada beberapa favorit jenis tanaman yang biasa digunakan oleh pebonsai sebagai syarat dasar tanaman bonsai. Diantaranya adalah jeruk kikit, asem jawa, beringin, dan sentigi. Dari beberapa jenis yang digunakan, sentigi mempunyai daya tahan lebih baik untuk proses pembentukan bonsai dibandingkan jenis lainnya. Pasalnya, asal tumbuhan keras ini ada di pesisir pantai dengan kondisi yang ekstrim.
Faktor daya tahan yang dimiliki jenis sentigi inilah, maka sentigi sering jadi pilihan penghobi, kolektor, dan pembibit. Ini dikatakan Bambang Hermanto, pemilik Juanda Bonsai di Surabaya, yang lebih menyukai tanaman sentigi untuk dikerjakan menjadi bonsai. Ia memilih sentigi sejak tahun 1987. Setelah merasa cocok dan berhasil mengembangkan bonsai dari sentigi, ia pun tak bisa ke lain hati. ??Sentigi punya daya tahan yang baik dan gerakan yang bagus. Jadi, cocok dengan karakter saya,? imbuh Bambang.
Dilihat dari asal tanaman ini, memang bisa dipastikan kalau sentigi bisa hidup dalam iklim apapun, baik panas maupun dingin. Apalagi untuk kondisi daerah yang panas, terutama di kota besar seperti Surabaya dan Jakarta. Selain mudah dalam perawatan, sentigi juga mempunyai pola gerakan yang bagus, tertutama dari kelenturan batang dan karakter daun yang kecil. Potensi dasar yang sudah dimiliki sangat memudahkan para pebonsai untuk melakukan pengerjaan sesuai dengan keinginan mereka. Dengan mengambil pilihan untuk bonsai sentigi, Bambang mengaku hasil yang didapatkan tidak lagi konvensional. Salah satunya di tunjukkan dari koleksi sentigi bunjin gascado atau dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai gerakan tarian ke atas dan terjun ke bawah.
Dari koleksi tersebut terlihat bahwa karakter batang, dahan, dan ranting yang memanjang diolah, sehingga terlihat pohon sedang menari. Kemudian di salah satu dahan ada yang mengarah ke bawah dengan gerakan melingkar, sehingga disebut terjun.
Koleksi lainnya yang diperkenalkan adalah bunjin slanting yang berarti tarian yang condong. Nama tersebut cocok, sebab dari karakter tarian yang khas diperkuat dengan munculnya dahan besar yang condong ke luar dari pot dan meliuk ke atas kembali lagi ke pusat. Dari beberapa koleksi yang dimiliki, terlihat bahwa pria yang baru mendapatkan putra keduanya awal Agustus ini menyukai gerakan tarian dalam pengolahan bonsainya. Selain itu juga didukung oleh jenis sentigi yang memperkuat karakter bonsai miliknya.
Menurut Bambang, aliran di dunia bonsai sendiri terdiri dari beberapa karakter, tapi biasanya dipisahkan sebagai konvensional dan non konvensional. Untuk aliran konvensional biasanya menggunakan pohon beringin dengan bentuk mirip payung.
Sedangkan untuk non konvensional akan mengambil beberapa teknik gerakan baru seperti tarian maupun patahan. ??Semua teknik sebenarnya sama saja, asalkan hasil akhirnya proporsional dan bisa menimbulkan perasaan teduh bagi yang melihat,? tandasnya.
Perawatan Mudah
Sentigi berasal dari beberapa daerah kepulauan yang tersebar di hampir seluruh Indonesia dan beberapa kepulauan tropis di dunia, seperti Sulawesi Selatan dan negara Afrika. Dengan habitat awal yang berada di wilayah pesisir, menjadikannya sebagai tanaman yang bisa tumbuh dimana saja, meski dengan perawatan dan perlakuan biasa.
Wajar apabila perawatan yang dilakukan tidak terlalu sulit, asalkan terpenuhi tiga unsur penting, yaitu air, angin, dan panas yang kuat. Ketiga unsur tersebut mutlak dipenuhi untuk mendapatkan pertumbuhan yang maksimal. Bahkan, masih kata Bambang, sentigi bisa bertahan dengan siraman air yang mengandung unsur garam lebih.
Itu bisa kita lihat di lokasi nurseri miliknya di kota Surabaya, dimana air tanahnya sedikit asin. Selain itu udara yang ada, banyak mengandung polusi dari banyaknya kendaraan yang melintas di dekat nurserinya. Namun itu menjadikan satu keuntungan tersendiri. ??Sinar matahari dan hembusan angin yang kuat dibutuhkan oleh sentigi,? kata Bambang singkat.
Untuk media tanam yang digunakan cukup sederhana, yaitu dengan komposisi dominasi pasir Malang dan pupuk kandang. Pemilihan pasir memang sengaja diambil, karena dilihat dari habitat asli tanaman ini yang berada di pesisir pantai, sehingga kandungan pasirnya cukup besar.
Secara rutin media tanam harus disiram dan dijaga agar tetap basah. Ini dilakukan untuk menghindari tanaman kekurangan air. Yang perlu diingat adalah sinar matahari mutlak diperlukan, sehingga disarankan untuk meletakkan tanaman ini di luar ruangan.
Penyakit jadi satu hal yang ditakutkan oleh penghobi tanaman hias, termasuk bonsai sentigi. Hama utama yang sering menyerang adalah kutu merah dan ulat yang bisa menghabiskan daun serta menyerang batang. Pada tingkat berat, bonsai yang Anda miliki bisa saja mati.
Langkah awal yang dilakukan bila bonsai Anda terkena hama antara lain memisahkan bonsai dengan koleksi lainnya. Ini dilakukan untuk menghindari penularan. Bila hanya satu atau dua tanaman yang terserang sebaiknya dilakukan pembersihan tanpa bahan kimia. Caranya, tentu Anda harus melihat satu persatu bagian bonsai dan membuang kutu dan ulat.
Namun bila serangan hama sudah parah dan menyebar pada koleksi bonsai lainnya, cara terakhir tentu dengan menggunkan pestisida. Jangan lupa untuk menggunakannya sesuai dosis, sebab bila berlebih bisa menyebabkan hama tersebut kebal dan lebih sulit untuk dibasmi.
Biarkan Tumbuh Liar untuk Hasil Maksimal
Untuk pembentukan bonsai sentigi, Bambang menggunakan cara meliarkan dulu tanamannya, supaya mempermudah proses pembentukan. Dari bahan mentah bonsai yang didapat, sebaiknya dibiarkan dulu tumbuh liar untuk melihat gerakannya. Langkah ini diambil menyesuaikan karakter tanaman yang mempunyai dahan memanjang.
Setelah terlihat arah dan pembentukan bahan, selanjutnya dilakukan wiring dan purning (pemangkasan) beberapa dahan yang tidak diperlukan. Setelah pengkawatan pertama, tumbuhan diliarkan kembali supaya ketepatan proses pemotongan dan pengkawatannya terlihat.
??Kalau kita salah memotong cabang, akibatnya bisa fatal dan pengerjaannya akan lebih sulit,? ujar Bambang. ??Bahkan dari beberapa bahan yang dikerjakan ada beberapa yang dijual dengan harga murah, akibat salah potong dahan. Kesalahan tersebut dilakukan saat mulai belajar, tapi sekarang sudah bisa diantisipasi,? tambahnya.
Setelah tumbuh liar dari wiring pertama, maka dilakukan purning kedua untuk dahan yang tidak dipakai. Dari proses wiring kedua, maka bonsai sudah memperlihatkan karakter dan selanjutnya perlakuan dilakukan menyesuaikan dengan pertumbuhan pohon. [wo2k]
Pasar Andalkan Komunitas
Pasar bonsai andalkan komunitasnya, sehingga ia masih laku terjual di pasar. Komunitas bonsai sendiri makin menunjukkan loyalitasnya dengan membuat wadah Perkumpulan Penggamar Bonsai Indonesia (PPBI). Kebetulan Bambang, pemilik Juanda Bonsai, ini menjabat sebagai wakil ketua PPBI Sidoarjo.
Salah satu agenda yang sedang digarap adalah merekrut sebanyak mungkin penggemar bonsai, khususnya untuk kelas pemula. Selain itu juga dilakukan pertemuan rutin sebagai ajang tukar ide dan pendidikan bagi pemula. Dengan makin banyak penggemar bonsai, otomatis pasar bursa akan mengikutinya.
Di beberapa wilayah yang dinilai memiliki sedikit penggemar bonsai, diusahakan untuk menggelar dan mengikuti pameran tanaman hias. Tujuannya untuk menunjukkan eksistensi bahwa bonsai, penggemar loyal, dan pasarnya masih ada.
??Usaha bonsai saat ini memang agak berat, sebab meski pasar ada, tapi tidak besar,? tandas Bambang.
Dilihat dari kondisi saat ini, ada beberapa alternatif yang bisa dilakukan oleh pengusaha bonsai, yaitu dengan menggarap semua segmen bonsai atau melengkapi koleksinya dengan tanaman hias yang jadi tren. Misalnya anthurium jenmanii atau adenium.
Untuk menyasar semua segmen bonsai, mulai dari bakalan, setengah jadi, bonsai jadi, dan bonsai kolektor masih bisa dilakukan demi kelangsungan usaha. Namun bila menyasar segmen yang luas, diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang banyak serta jaringan yang luas.
Pasalnya, untuk bakalan bonsai jenis sentigi saat ini banyak diburu, karena menjanjikan hasil yang baik. Bahan di beberapa lokasi yang biasa digunakan oleh pemburu bakalan bonsai sudah banyak berkurang, seperti di Madura, Jember, Sulawesi, dan Sumatera. Sedangkan untuk segmen kolektor, biasanya harus mendapatkan bonsai yang sempurna, yang tidak semua orang bisa melakukannya. [wo2k]
http://tabloidgallery.wordpress.com/2007/09/18/66/#more-66
This article was translated by Google Translator. Thank you Google.Know Bonsai Sentigi
There are a few favorite types of plants commonly used by bonsai grower as a basic condition of bonsai plants. Among them are citrus kikit, Javanese tamarind, banyan, and sentigi. Of the several types are used, sentigi have better endurance for the formation of bonsai than other types. Because the origin of this strong growth in coastal areas with extreme conditions.
Durability factor sentigi owned this type, then sentigi often be an option hobbyists, collectors, and breeders. It is said Bambang Hermanto, owner of Bonsai Juanda in Surabaya, which is more like plants sentigi to do a bonsai. He chose sentigi since 1987. When you feel fit and succeeded in developing bonsai from sentigi, he could not to another heart. ?? Sentigi have good durability and good movement. So, fits my character,? Added Bambang.
Viewed from this plant origin, it can be ascertained if sentigi could live in any climate, either hot or cold. Especially for the hot conditions of the region, especially in big cities such as Surabaya and Jakarta. In addition to easy in maintenance, sentigi also has good movement patterns, tertutama of the elasticity of the stem and leaf characters are small. Potential basis of the already possessed greatly facilitate the bonsai grower to do the work in accordance with their wishes. By taking the option to bonsai sentigi, Bambang admitted the results obtained are no longer conventional. One of them at the point of collection sentigi bunjin gascado or in Indonesian translated as dance moves upward and downward plunge.
From the collection can be seen that the character of the stem, branches, and twigs that extends processed, so it looks trees were dancing. Then in one of the branches there is a downward circular motion, so-called plunge.
Other collections are introduced bunjin slanting which means dance which skew. The name is appropriate, because of the distinctive character of the dance that is reinforced by the emergence of large branches are leaning out of the pot, and winding up back again to the center. Of the several collections that are owned, it appears that the man who had just won his second son in early August this like dance moves in the processing of bonsai. It is also supported by the type of bonsai sentigi that strengthens his character.
According to Bambang, the flow in the world of bonsai itself consists of several characters, but are usually separated as conventional and non conventional. For conventional flow typically uses the banyan tree with umbrella-like shape.
As for non-conventional'll pick up some new techniques such as dance movements and fracturing. ?? All of these techniques is the same, provided that the end result is disproportionate and can cause feelings of calm for a look,? He said.
Easy Care
Sentigi come from several islands that spread throughout much of Indonesia and some tropical islands in the world, such as South Sulawesi and African countries. With the initial habitat in coastal areas, making it as a plant that can grow anywhere, even with regular care and treatment.
Naturally, if treatment is not too difficult, provided that three important elements, namely water, wind, and strong heat. These three elements are absolutely filled to obtain maximum growth. In fact, it is still said Bambang, sentigi can survive with a splash of salt water that contains more elements.
That could take a look at his nursery locations in the city of Surabaya, where slightly salty groundwater. Besides the existing air, contains many pollution from passing vehicles near nurserinya. But it makes a distinct advantage. ? Sunlight and strong gusts of wind needed by sentigi,? Said Bambang brief.
For the planting medium that is used is quite simple, namely the composition of the dominance of Malang sand and manure. Selection of sand was deliberately taken, as seen from the original habitat of this plant is located on the coast, so that the sand content is quite large.
Routinely planting medium should be watered and kept moist. This was done to avoid crop water shortage. The thing to remember is sun exposure is absolutely necessary, so it is advisable to put this plant outdoors.
Disease so one thing feared by the hobbyist ornamental plants, including bonsai sentigi. The main pests often attack the red ticks and worms that can be spent attacking the leaves and stems. At severe levels, bonsai that you could have just died.
The initial steps when you are exposed to bonsai pests include separate collections of bonsai with others. This was done to avoid infection. When only one or two plants attacked by the cleaning should be done without chemicals. The trick, of course you have to look one by one part of bonsai and dispose of lice and caterpillars.
But if the infestation is severe and spread to other bonsai collection, the last way of course by using pesticides. Do not forget to use appropriate doses, because if the excess can lead to pest resistant and more difficult to eradicate.
Let the Wild Growing for Maximum Results
For the formation of bonsai sentigi, Bambang use meliarkan first plant, in order to simplify the process of formation. Bonsai from raw materials acquired, should be allowed to grow wild to see the first movement. This step was taken to adjust the character of plants that have a limb lengthening.
Having seen the direction and formation of materials, wiring and then performed purning (pruning) some branches are not required. After the first wiring, re-order plant diliarkan precision cutting process and pengkawatannya visible.
?? If we cut the wrong branch, the result could be fatal and workmanship will be more difficult,? Said Bambang. ?? Even from a few ingredients that work there are some that are sold at bargain prices, due to wrong branch cut. Mistakes are made when starting to learn, but now it can be anticipated,? Added.
After growing wild from the wiring first, then made a second purning for branches that are not used. From the second wiring, the bonsai is showing character and the subsequent treatment carried out to adjust to the growth of trees. [Wo2k]
Rely on the Community market
Bonsai markets rely on the community, so he still sold in the market. Community bonsai itself increasingly showed his loyalty by making the container Penggamar Bonsai Society of Indonesia (PPBI). Incidentally Bambang, owner of Bonsai Juanda, it served as vice chairman of the Sidoarjo PPBI.
One of the agenda is being worked on is to recruit as many bonsai enthusiasts, especially for beginners class. It also conducted regular meetings as a venue for exchange of ideas and education for the beginner. With more and more enthusiasts of bonsai, the stock market will follow automatically.
In some areas considered to have little bonsai enthusiasts, and endeavored to hold the exhibition of ornamental plants. The goal is to demonstrate the existence of the bonsai, loyal fans, and the market is still there.
? Business bonsai today is a little heavy, because although the market there, but not great,? Said Bambang.
Judging from current conditions, there are several alternatives that can be done by entrepreneurs bonsai, namely by working on all the segments or the complete collection of bonsai with plants that become a trend. For example anthurium jenmanii or Adenium.
To target all segments of bonsai, from going, semi-finished, finished bonsai, and bonsai collectors can still be done for the sake of business continuity. However, when targeting a broad segment, required Human Resources (HR) a lot as well as an extensive network.
The reason for going to bonsai type sentigi currently most hunted, because it promises good results. Material in some locations commonly used by hunters going to bonsai are much reduced, as in Madura, Jember, Sulawesi, and Sumatra. As for the segment of collectors, usually have to get a perfect bonsai, which not everyone can do it. [Wo2k]
http://tabloidgallery.wordpress.com/2007/09/18/66/ # more-66









