Bagi penggemar anggrek di Indonesia, rasanya sudah cukup mengkoleksi anggrek spesies dari Indonesia. Selain jumlahnya terbanyak di dunia, koleksi Indonesia juga sangat indah. Tapi tidak ada salahnya menengok anggrek dari belahan dunia lain, yang tentunya dapat ditemukan di Indonesia.
Ini Anggrek Gurun.
Nama spesiesnya Eulophia petersii. Sebenarnya keluarga eulophia ini punya banyak spesies dan tersebar sampai ke Indonesia juga. Eulophia petersii tersebar di daerah Afrika sampai ke daerah Arab. Nama spesies ini diambil dari nama kolektor tanaman dari Jerman yang bernama Peters’. Karena tempat berkembangnya di daerah Afrika (Kenya and Tanzania) sampai ke Arab, maka anggrek ini dikenal sebagai anggrek gurun.
Anggrek Sukulen
Karena lingkungannya yang ekstrim membuat anggrek ini punya sifat sukulen. Pseudo bulbnya berfungsi menyimpan air seperti halnya batang tanaman sukulen lain. Anggrek ini termasuk anggrek terestrial jadi tidak menempel pada pohon. Pasir dan tanah berbatuan jadi tempat pertumbuhannya.
Pseudo Bulbnya berwarna hijau muda keabu2an. Kalau dipegang bulbnya keras, mungkin paling keras diantara semua bulb anggrek. Daunnya sangat tebal untuk ukuran anggrek dan permukaannya cukup kasar. Warnanya mendekati hijau tua. (gambar 1)
Bunga anggrek ini tidak semenarik anggrek hutan. Tapi cukup eksotis mengingat tempat habitatnya. Tangkai bunganya bisa mencapai ukuran 2 meteran. Warna bunganya dominan hijau kecoklatan dan dipermanis warna merah. (gambar 2)
Baik pseudo bulb, daun dan bunga menunjukkan bahwa anggrek ini sudah sangat baik beradaptasi di tempat yang ekstrim ini.
Merawatnya Mudah
Anggrek dikenal sulit perawatannya. Tiap spesies punya cara yang beda. Tapi kalau anggrek gurun ini cukup mudah. Tidak disiram 1 minggupun tidak masalah. Coba bandingkan dengan spesies lain. Bisa merana anggreknya.
Ruang terbuka dan matahari penuh menjadi kesukaannya. Karena itulah medianya juga harus poros semisal pasir kasar dan pakis kering. Tambahkan juga pupuk kandang yang sudah masak secukupnya.
Biasanya anggrek gurun diletakkan di dalam pot, tidak ditempel di pohon atau media pakis. Pot sebaiknya mempunyai dimensi yang cukup agar akar dapat bergerak bebas. Akar anggrek ini cukup tebal.
Pemberian pupuk lengkap juga dapat dilakukan secukupnya. Tidak perlu sesering anggrek lainnya. Pupuk cair dosis berimbang dapat diberikan 1 bulan sekali. Urusan jamur? Wah rasanya tidak ada dalam kamus anggrek ini. Jamur sulit berkembang pada lingkungan yang panas. Tapi kalau mau berikan jangan sering2, cukup 1 bulan sekali juga hanya untuk perawatan saja.
Rasanya kalau anda penggemar anggrek spesies, belum lengkap apabila tidak mempunyai spesies ini. Selain unik, anggrek ini juga mempunyai daya tahan yang sangat baik. Mungkin karena daerah asalnya seperti itu.
daniel hendrawan
daniel@dokterniken.com
Enjoying the Orchids of Africa: Eulophia petersii
For fans of orchids in Indonesia, it is enough to collect orchid species from Indonesia. In addition to the numbers in the world, Indonesia is also very beautiful collection. But it never hurts to see orchids from other parts of the world, which of course can be found in Indonesia.
This Desert Orchid.
Eulophia petersii species name. Actually eulophia family has many species and spread to Indonesia as well. Eulophia petersii scattered in the area of Africa to the Arab region. The species name is taken from the name of the German plant collector who called Peters'. Because the area where the development in Africa (Kenya and Tanzania) to the Arabs, then the orchid is known as a desert orchid.
Succulent orchids
Due to the extreme environment make these orchids have succulent nature. Pseudo bulbnya serves to store water as well as other succulent plant stems. These include terrestrial orchid orchid so it does not stick to the tree. Sand and rocky soil so the growth.
Pseudo Bulbnya keabu2an light green. If held bulbnya hard, perhaps the toughest among all orchid bulbs. The leaves are very thick to the size of the orchid and its surface is quite rough. The color is dark green approach. (Figure 1)
The orchid is not as interesting as the forest orchids. But exotic enough to remember where their habitat. Flower stalks can reach sizes of 2 meters. Dominant color of the flowers brownish green and sweetened red color. (Figure 2)
Both the pseudo bulb, leaves and flowers showed that the orchid is already very well adapted in place of extremes.
Easy care
Orchids known to be difficult to maintain. Each species has a different way. But if the desert orchid is quite easy. Not flushing a minggupun no problem. Try to compare it with other species. Orchid could languish.
Open space and full sun to be his favorite. That's why the media should also be the shaft such as coarse sand and dried ferns. Add manure also ripe taste.
Desert orchid usually placed in the pot, not taped or medium tree fern. Pot should have a sufficient dimension so that the roots can move freely. The roots of this orchid is quite thick.
Providing a complete fertilizer can also be done in moderation. No need to as often as other orchids. A balanced liquid fertilizer doses can be given once a month. Affairs mushrooms? Well it's not in the dictionary of this orchid. Fungus to grow in hot environments. But if you do not want to give sering2, just 1 month as well just for maintenance alone.
It feels if you are a fan of orchid species, not complete if it does not have this species. In addition to unique, this orchid also has excellent durability. Perhaps because the region of origin as such.
daniel Hendrawan
daniel@dokterniken.com









