Menurut ahli2 taxonomi, adenium terbagi atas beberapa spesies. Walau ada yang mengutarakan hanya 1 spesies yaitu obesum dengan beberapa sub spesiesnya tetapi yang kita kenal saat ini mencakup 7 spesies yaitu sp. Obesum, sp. Multiflorum, sp. Oleifolium, sp. Swazicum, sp. Boehmianum, sp. Arabicum dan sp. Socotranum.
Setiap spesies punya beberapa keunikan tersendiri yang membedakan satu dengan yang lainnya baik itu bentuk bunga, warna bunga, bentuk daun, bentuk akar dan lainnya. Karena tanaman adenium ini unik dan menarik dari akar sampai bunga maka kepopulerannya sulit pudar.
Adenium sp. Socotranum
Negara Thailand cukup baik memperkenalkan adenium sp. ini. Sayangnya informasi yang mereka sebarkan tidak 100% benar!. Akibatnya orang saat ini mengira kalau adenium socotranum itu adalah adenium thai soco. Padahal adenium socotranum berbeda dengan adenium thai socotranum!. Negara thailand mengklaim kalau adenium thai soco merupakan pemuliaan adenium socotranum. Di lain pihak adenium socrotanum yang asli semakin sulit dikenali. Karena itulah maka saat ini tidak mudah mencari adenium sp. socrotanum yang asli baik itu di luar negeri sekalipun.
Pulau Socotra: Pulau Kaya Hayati Unik
Asal muasal adenium sp. socotranum adalah pulau Socotra di negara Yaman. Pulau ini juga terkenal dengan beberapa tanaman unik seperti Dorstenia Gigas dan Dracaena cinnabari. Karena pulau ini berada di Jazirah Arab, maka daerahnyapun mirip gurun. Adenium ini banyak tumbuh baik diperbukitan maupun di lembah. Kadang juga ada yang tumbuh di bukit karang yang menghadap ke laut. Lingkungan daerah ini cukup ekstrim walau keliatannya tidak seektrim gurun pasir di arab dan afrika.
Batang kokoh dan Bunga Indah
Menurut referensi online batang adenium ini kokoh dan berbunga indah. Diameter batangnya bisa lebih dari 2 meter sedangkan tingginya bisa mencapai 3 meteran (gambar 1). Untuk bisa mencapai bentuk itu mungkin diperlukan waktu lebih dari 20 tahun. Usia 4 tahun adenium ini baru bisa mencapai diameter bonggol 5cm (gambar 2). Sedangkan waktu berbunga pertama kalinya ada yang harus menunggu 7 tahunan. Perlu kesabaran tinggi menunggu berbunganya adenium ini.
Bentuk bunganya sebenarnya mirip adenium multiflorum, hanya warna merahnya tidak terpusat dipinggir kelopak bunga. Warnanya didominasi pink muda keputihan (gambar 3) yang menyebar merata.
Biasanya adenium ini dapat dikenali dari daunnya yang punya urat berwarna putih menonjol. Saat baru tumbuh daun, warna daunnya coklat keemasan (gambar 4). Bandingkan dengan adenium biasa yang dari pucuk sudah berwarna hijau segar. Warna daun cenderung lebih gelap dan kecoklatan dari adenium jenis lain. Sedangkan batangnya dapat dikenali dari gurat2 garis yang kuat bekas daun yang gugur seperti batang pohon tua. Warna batangnyapun cenderung berwarna coklat keputihan.
Tanaman Langka atau Tidak?
Keseluruhan jenis sp. adenium tidak termasuk dalam kategori tanaman langka. Dalam database cites tidak ditemukan informasi bahwa adenium sp. socotranum masuk dalam kategori tanaman langka dan dilindungi. Tetapi kenyataan di lapangan berkata lain. Adenium sp socotranum sangat sulit dicari di nursery di Indonesia, bahkan bisa dikatakan tidak ada. Kalaupun ada biasanya tidak untuk dijual. Idem ditto di luar negeri. Tapi 1 tahun terakhir ini tampaknya sudah bisa tersedia di luar negeri walau mendapatkannya dengan cara auction atau jumlah sangat terbatas. Soal harga masih dalam range yang belum wajar.
Saat pertama kali ditawarkan adenium ini oleh seorang pemilik nursery, harga yang dipatok cukup besar dan cenderung tidak rasional. Untuk harga yang tinggi itu hanya mendapatkan ukuran adenium setinggi 10cm dengan diameter bonggol 6cm yang katanya berumur 3 tahun. Kondisinyapun tidak terlalu segar karena baru saja pindahan dari luar negeri. Tapi setelah melihat sosoknya dengan baik-baik barulah sadar kalau adenium sp. ini benar2 mengagumkan. Walau kecil, tapi bonggolnya kokoh. Bentuk batangnya kelihatan seperti adenium yang sudah cukup tua.
Tips Merawat
Sebenarnya perawatan adenium ini sama seperti Adenium spesies lainnya. Hanya jangan keburu frustasi karena tidak berbunga2. Kesabaran dalam merawat merupakan kunci agar adenium sp. ini bisa berbunga. Bila anda mengimpornya langsung dari luar negeri baik itu hand carry maupun dikirim, pastikan adeniumnya dalam kondisi sehat saat proses pengiriman. Beri vitamin B1 dan hormon pertumbuhan akar takaran secukupnya saat melakukan proses potting. Jangan diletakkan di tempat yang langsung bersinggungan dengan matahari saat proses adaptasi ini. Setidaknya dibutuhkan waktu 2 minggu sampai satu bulan untuk proses adaptasi ini. Salah satu indikator selesainya proses adaptasi adalah tumbuhnya tunas baru dan kondisi batang yang segar.
Perawatan sehari2 sama saja dengan adenium lainnya. Hanya karena tanaman ini berharga, bisa juga dibuatkan mini greenhouse agar perkembangannya dapat dikendalikan sekaligus aman dari jangkauan tangan jahil. Sebaiknya juga jangan dihujan2kan karena ditakutkan air hujan (khususnya di kota besar) dapat mengurangi imunitas dari adenium ini sehingga bisa timbul penyakit baik dari jamur, bakteri maupun yang lain. Kondisi yang kering dan panas cukup disenangi adenium jenis ini.
Pemberian pupuk berimbang juga diperlukan. Ketika berusia lebih dari 5 tahun (kalau belum berbunga) dapat diberikan pupuk yang memacu pertumbuhan bunga. Pupuk pemacu bunga dapat juga diberikan dibawah usia 5 tahun, hanya saja jangan frustasi kalau bunganya tidak muncul.
Adenium Thai Soco vs Adenium sp. Socotranum
Jadi jangan sampai terkecoh oleh adenium thai soco. Adenium sp. Socotranum sangat berbeda dengan adenium thai soco dari semua sudut. Bahkan harganyapun jauh berbeda, yang mana adenium sp socotranum lebih mahal dari adenium thai soco. Adenium thai soco mudah ditemukan sedangkan adenium sp socotranum sulit ditemukan. Untuk itu jangan sampai tertipu!
Daniel Hendrawan @ daniel@dokterniken.com
This article was translated by Google Translator. Thank you Google.Adenium Socotranum: Rare Plants are Not Rare
Each species has some unique characteristics that distinguish each other's good flower form, flower color, leaf shape, and other forms of roots. Because the plant is unique and interesting Adenium from root to flower it difficult popularity faded.
Adenium sp. Socotranum
Thailand country is good enough to introduce Adenium sp. this. Unfortunately the information they disclose is not 100% true!. As a result, people today think that it is Socotranum Adenium Adenium Thai Soco. Yet unlike Socotranum Adenium Adenium Thai Socotranum!. Thailand country claims that the glorification Adenium Adenium Thai Soco Socotranum. On the other hand the original Adenium socrotanum increasingly difficult to identify. That's why it is currently not easy to find Adenium sp. socrotanum original either overseas though.
Socotra Island: Island Biological Unique Kaya
The origins of Adenium sp. Socotranum is the island of Socotra in the country of Yemen. The island is also famous for some unique plants such as Dorstenia gigas and Dracaena cinnabari. Because the island is located in the Arabian Peninsula, then daerahnyapun-like desert. Adenium is widely grown both diperbukitan and in the valley. Sometimes there is also growing on the cliff overlooking the sea. Environmental area is pretty extreme though seektrim was not even the deserts of the Arabian and African.
Sturdy stems and Beautiful Flowers
According to an online reference this Adenium sturdy stems and flowering beautifully. The diameter of the trunk can be more than 2 meters while the height can reach 3 meters (Figure 1). To be able to reach the form it may take more than 20 years. Adenium age of 4 years of this new bulbs can reach a diameter of 5cm (figure 2). While flowering time the first time anyone had to wait seven years. Need patience to wait for this Adenium flowering.
Flower shape is similar Adenium multiflorum, just not centered just off the red petals. The color is whitish pink dominated (Fig. 3) is spread evenly.
Adenium usually can be recognized from the leaves that have prominent white veins. When newly grown leaves, golden brown color of leaves (Figure 4). Compare with ordinary Adenium of fresh green shoots already. Colors tend to be darker leaves and browning of Adenium other types. While the stem can be recognized from a strong line gurat2 former leaves fall like an old tree trunk. Colors tend batangnyapun whitish brown.
Rare Plant or Not?
Overall the type sp. Adenium not included in the category of rare plants. Cites are not found in the database information that Adenium sp. Socotranum into the category of rare and protected plants. But the reality on the ground says another. Adenium sp Socotranum very difficult to find in the nursery in Indonesia, even to say no. Even if there are usually not for sale. Ditto ditto abroad. But a recent years seems to be available abroad despite by auction or get a very limited amount. About the price yet still within reasonable range.
When I first offered this Adenium by a nursery owner, who pegged the price is quite large and tend to be irrational. For those high prices just to get as high as Adenium size 10cm by 6cm diameter stump which he said the age of 3 years. Kondisinyapun not very fresh having just moved from abroad. But after seeing him nicely then realized that Adenium sp. This benar2 awesome. Although small, but sturdy cob. The form looks like Adenium trunk that is quite old.
Care Tips
Actually, this same treatment as Adenium Adenium other species. Just do not trigger frustration for not berbunga2. Patience is key in caring for Adenium sp. This could be flowering. When you import directly from overseas either hand carry or send, make sure adeniumnya in a healthy condition during the shipping process. Give vitamin B1 and root growth hormone dose of moderation when making potting process. Do not be put in place that directly intersect with the sun during this adaptation process. We need at least 2 weeks to a month for this adaptation process. One indicator of the completion of the adaptation process is the growth of new shoots and stems of fresh conditions.
Sehari2 same treatment with other Adenium. Just because these precious plants, can also be made a mini greenhouse so that progress can be controlled and safe from the reach of the hands of ignorant. Should also not be dihujan2kan because it feared the rain (especially in big cities) can reduce the immunity of Adenium this so that it can arise either from fungal diseases, bacterial and otherwise. Dry conditions and hot enough Adenium favored this type.
The provision of a balanced fertilizer is also needed. When older than 5 years (if not yet flowering) can be given fertilizer that spurs the growth of flowers. Hyper fertilizer rates can also be given under the age of 5 years, it's just frustrating when the flowers do not appear.
Soco vs. Thai Adenium Adenium sp. Socotranum
So do not be fooled by Adenium Thai Soco. Adenium sp. Socotranum very different from Adenium Thai Soco from all angles. Even Harganyapun much different, which is more expensive Socotranum sp Adenium Adenium thai of Soco. Adenium Thai Soco easily found while Adenium sp Socotranum hard to find. For that not to be fooled!
Daniel Hendrawan @ daniel@dokterniken.com









