Taman TOGA (lanjutan-4)

Share on TwitterDigg ThisShare via email

tanaman hiasOleh: Giacinta Hanna

Permukaan tanah merupakan unsur yang terpenting dan banyak digunakan dalam pembuatan Taman TOGA, karena permukaan tanah berfungsi sebagai dasar semua kegiatan ruang luar dan dapat dianggap sebagai unsur artistik dan penunjang dalam karya lanskap. 1)

Pada artikel-artikel sebelumnya, aspek fisik yang dipertimbangkan dalam tanaman hiaspembuatan Taman TOGA adalah aspek Geologis (Tanah) dan aspek Klimatologis. Untuk pembahasan kali ini, aspek fisik berikutnya yang harus dipertimbangkan adalah aspek Topografi. Permukaan tanah adalah kata yang sama artinya dengan topografi, yaitu hal-hal yang menyangkut permukaan bumi secara 3 dimensional. Istilah sederhananya adalah bentang lahan.

Tipe-tipe permukaan tanah ditinjau dari 2 hal :

a.Skala Regional
b.Skala Tapak 2)

Skala regional meliputi gunung, bukit ,dataran, lembah dan padang rumput. Tipe-tipe permukaan tanah yang demikian pada umumnya disebut sebagai ??Permukaan Tanah Makro?.

Daerah pegunungan lebih tinggi daripada daerah lain. Tinggi permukaan gunung mencapai ribuan meter di atas permukaan laut.

Sedangkan daratan yang tinggi namun lebih rendah daripada gunung disebut bukit.
Daratan yang perbedaan ketinggian antara satu daerah dengan daerah lainnya tidak nyata disebut dataran.

Berdasarkan keinggiannya ada dua jenis dataran yaitu dataran tinggi dan dataran rendah.
Dataran tinggi terdapat di daerah pegunungan dan dataran rendah terdapat di daerah pantai.
Lembah adalah daratan yang rendah. Lembah lebih rendah daripada dataran. Lembah biasanya terdapat di kaki gunung dan di kiri kanan sungai. 4)

Padang rumput berada di dekat lembah yang merupakan tanah datar yang luas berisi tanaman jenis rumput-rumputan.

Bentuk permukaan tanah ini bisa digambarkan dalam sebuah peta topografi dengan garis kontur dan peil tanah kelipatan ribuan.

Skala tapak meliputi gundukan tanah, bukit, rumput, lereng, area yang datar, perubahan elevasi karena adanya tangga dan jalur yang melandai (ramp), dimana hal-hal tersebut pada umumnya dapat dikategorikan sebagai ??Permukaan Tanah Mikro?.

Bentuk permukaan tanah pada skala tapak digambarkan dengan garis kontur yang lebih
detail dan pencantuman peil tanah (ketinggian permukaan tanah) kelipatan satuan.

Pada skala terkecil, ??permukaan tanah mini? dapat berupa riak gelombang pasir (dapat berupa gundukan) atau variasi tekstur dari batu dan kerikil pada jalan setapak.

Banyak manfaat yang diambil bila kita mengetahui permasalahan topografi, diantaranya sebagai pembentuk ruang, pengendali penglihatan, pengaruh terhadap pergerakan, pengaruh terhadap iklim mikro dan kegunaan estetis.

- Permukaan tanah datar memberi kesan terbuka, luas sehingga memungkinkan pembangunan keberbagai arah dari suatu titik tertentu.
- Permukaan tanah cembung dapat berperan sebagai titik perhatian pada taman dan berorientasi ke arah luar.
- Punggung bukit membentuk batas-batas ruang luar dan merubah iklim mikro pada lereng-lerengnya dan lingkungannya.
- Permukaan tanah cembung menciptakan kesan terasering dan keleluasaan pribadi (privacy)
- Lembah cocok untuk lokasi pergerakan dalam taman.

Dalam pembuatan Taman TOGA mengenai bentuk permukaan tanah ini, terdapat ketentuan Standar Kemiringan Tapak sebagai berikut :

1)0 ?? 1 % — Terlalu rata sehingga kondisi ini disarankan untuk daerah padang rumput.

2)2 % — Kemiringan minimum yang disarankan untuk lapangan olah raga yang ditanami padang rumput, dan sebagai kemiringan maksimum untuk pengerasan pada teras dan patio.

3)3 % — Sebagai batas dimana kemiringan pada permukaan tanah tampak jelas.

4)5 ?? 10 % —Kondisi kemiringan memberikan berbagai kemungkinan perubahan kemiringan / ketinggian yang mengasikkan dengan tembok dan tangga. Kemiringan 10 % merupakan standard maksimum yang disarankan untuk jalan setapak.

5)10 ?? 15 % — Kondisi kemiringan terlalu curam untuk penggunaan tanah dan fungsi-fungsi lain. Semua unsur utama harus diletakkan sejajar dengan garis kontur agar memperkecil ??cut? dan ??fill?.

6)15 % atau lebih — Kondisi yang sangat curam untuk semua penggunaan tanah dan berbagai fungsi lainnya. Masalah-masalh lingkungan dan biaya merupakan hambatan utama dalam melakukan pembangunan. Tetapi, dengan kepekaan dan kejelian dalam menyesuaikan kondisi kemiringan ini, dapat menciptakan pemecahan arsitektural yang mentakjubkan serta pemandangan yang mengagumkan.

Kemiringan lereng asli dapat diukur melalui prosentase perbandingan tinggi dan lebar.
Jika kemiringan tersebut tidak sesuai dengan standar kemiringan tapak maka diperlukan ??cut? (pengurangan tanah) atau ??fill? (penambahan tanah).

Jadi, pembuatan taman di pekarangan kita sebenarnya meminjam contoh dari penampakan permukaan bumi. Jika lahan kita datar, buatlah perbedaan ketinggian muka tanah seperti gundukan tanah, tangga, ramp dengan ??cut? & ??fill? dan jika memungkinkan ditambah dengan kolam sehingga bila kita sedang berada di taman, kesan ruang luar lebih terasa.

Sampai jumpa pada artikel berikutnya.

Salam,
Giacinta Hanna
(Arsitek Lanskap)
4 Agustus 2006

__________________________
1)K.Norman,Booth,1987,Unsur-unsur Dasar Perancangan Arsitektur Lansekap,hal 2
2)K.Norman,Booth,1987,Unsur-unsur Dasar Perancangan Arsitektur Lansekap,hal 3
3)Hidayat,Dodi,2004,Ensiklopedia Iptek Jilid 5,hal 391
4)Haryano,2004,Sains,hal 156

This article was translated by Google Translator. Thank you Google.

Parks TOGA (continued-4)

By: Giacinta Hanna

The surface soil is crucial and widely used in the manufacture of TOGA Park, because the soil surface serves as the basis for all of outer space activities and may be considered as elements of artistic and supporting the work of the landscape. 1)

In previous articles, the physical aspects are considered in the manufacture of TOGA is the aspect of Geological Park (Land) and climatological aspects. For a discussion this time, the next physical aspect to consider is the aspect of topography. The surface soil is a word synonymous with topography, namely the things concerning the earth's surface is three dimensional. The term is simply the landscape.

Types of land surface in terms of two things:

Regional a.Skala
b.Skala Tread 2)

Regional scale covering the mountains, hills, plains, valleys and meadows. The types of surface soil is generally referred to as such? Ground Macro?.

Mountain areas is higher than other areas. High surface mount to reach thousands of meters above sea level.

While land is high but lower than the mountain is called a hill.
Mainland is the difference in height between one region to another is called the plain unreal.

Based keinggiannya there are two kinds of terrain highland and lowland.
Uplands are in mountainous areas and lowlands located in coastal areas.
The valley is low land. The valley is lower than the plains. Valleys are usually found at the foot of the mountain and on the side rivers. 4)

Meadow near the valley which is a vast flat land plants with herbaceous species.

The shape of this surface can be represented in a topographic map with contour lines and land peil multiples of thousands.

Scale footprint covering mound, hill, grass, slopes, flat areas, elevation changes due to the stairs and ramp (ramp), where these things can generally be categorized as? Ground Micro?.

Shape of the surface soil at the site scale depicted with contour lines are more
peil detail and the inclusion of land (land surface elevation) multiple of the unit.

At the smallest scale,? Mini ground? Can be a ripple waves of sand (can be a mound) or texture variation of rock and gravel on the path.

Many benefits are taken when we know the problems of topography, such as a shaper of space, the controlling vision, influence on the movement, the influence of microclimate and aesthetic uses.

- Surface soil gives the impression of an open flat, allowing broad direction of development control every aspect of a particular point.
- Convex surface of the soil can act as a focal point in the park and oriented toward the outside.
- Ridge forming the boundaries of outer space and alter the microclimate on the slopes and the environment.
- Create the impression of a convex surface of the land terracing and privacy (privacy)
- Valley suitable for the location of the movement in the garden.

In the manufacture of TOGA Park on the shape of this surface, there is provision for Standard Tread slope as follows:

1) 0?? 1% --- Too flat so that the condition is recommended for grassland areas.

2) 2% --- The slope of the minimum recommended for sports fields planted to pasture, and as the maximum slope for the hardening on the porch and patio.

3) 3% --- As the boundary where the slope on the soil surface was evident.

4) 5?? 10% --- Condition of the slope provides a variety of possible changes in the slope / height exciting with walls and stairs. The slope of 10% is the standard recommended maximum for the path.

5) 10?? 15% --- Condition of the slope was too steep for the use of land and other functions. All the main elements must be placed parallel to the contour line to minimize?? Cut? And?? Fill?.

6) 15% or more --- The condition is very steep for all land use and various other functions. Problem-masalh environmental and cost are major barriers in doing development. But, with sensitivity and foresight in adapting these slope conditions, can create amazing architectural solutions and amazing scenery.

The original slope can be measured by the percentage ratio of the height and width.
If the slope does not conform to the required standard footprint slope? Cut? (Reduction of soil) or?? Fill? (Additional land).

So, making the park in our yard is actually borrow an example from the earth's surface appearance. If we are flat land, make a difference in the height of the face of the ground like a mound of earth, ladder, ramp with?? Cut? &?? Fill? And if possible coupled with a pool so that when we are in the park, the impression of outer space more pronounced.

See you on the next article.

Regards,
Giacinta Hanna
(Landscape Architect)
August 4, 2006

__________________________
1) Norman K., Booth, 1987, Basic Elements of Landscape Architectural Design, page 2
2) Norman K., Booth, 1987, Basic Elements of Landscape Architectural Design, p. 3
3) Hidayat, Dodi, 2004, Encyclopedia of Science and Technology Volume 5, p. 391
4) Haryano, 2004, Science, p. 156

Leave a Reply