Home » Serba-serbi » KOK MAHAL SIH?…

KOK MAHAL SIH?…

Friday, January 4th 2008. | Serba-serbi
Share on TwitterDigg ThisShare via email

Tentunya yang berfikir model saya seperti ini cukup banyak, tapi tidak bagi hobiis. Bagi mereka yang tampak irasionil bagi orang awam amat rasionil bagi mereka. Coba saja tengok harga Anthurium. Tanaman ini sekitar 2-3 tahun yang lalu masih seharga ratusan ribu untuk yang berdiameter 1-1.5m. Tapi sekarang harganya sudah berlevel jutaan atau puluhan juta. Lalu tanaman yang bermutasi atau cacat. Kalau dahulu tanaman ini akan dianggap sakit dan segera dikesampingkan tapi saat ini malah dicari. Harganyapun bisa selangit. Saat ke Nursery teman saya di Bandung, dia membibitkan banyak Pachypodium. Bibit yang sehat dijual keumum dengan harga biasa tetapi yang cacat seperti bakalan menjadi kristata atau warna daunnya bermutasi jadi kuning dia akan kumpulkan dan koleksi. Kelak nantinya harga untuk tanaman ini pasti meningkat.

Kriteria Tanaman Mahal (Untuk Para Hobiis)
Ada beberapa kriteria tanaman berharga mahal. Utamanya adalah masalah kelangkaan, keunikan, terawat dan tren.

1. Tingkat Kelangkaan
Faktor kelangkaan dapat memicu mahalnya tanaman. Kelangkaan ini bisa ditimbulkan dari sulitnya di kembangbiakan, masih sedikit yang menjual karena tidak tren atau tanaman banyak tapi penjualnya tidak mau melepas. Jadi dapat dikategorikan sebagai langka di pasar dan langka karena sulit dikembangbiakan.

2. Unik
Semua tanaman unik dan tidak memiliki perbedaan antara satu dengan yang lain. Tapi unik yang dimaksud adalah memiliki ciri khas yang mencolok dan berbeda dari aslinya. Di pasaran dikenal istilah kristata, varigata dan mutasi. Kristata menunjukan kelainan pada titik percabangan yang mengakibatkan terjadinya banyak percabangan dan berbentuk seperti kipas. Varigata adalah bentuk penyimpangan warna pada daun atau batang. Kadang ada juga yang menyebut albino. Kebanyakan tanaman yang varigata dihasilkan dari biji.

Mutasi adalah kelainan yang terjadi karena campur tangan alam (penyakit karena virus atau faktor bawaan lain) atau campur tangan manusia. Biasa dikenal dengan rekayasa genetik. Tanaman yang cukup heboh karena adanya rekayasa genetik adalah adenium magic red dragon.

3. Terawat Baik
Tanaman yang terawat baik akan memiliki bentuk yang baik dan sehat. Karena terawat maka bentuk daun, batang dan bunga menjadi lebih indah. Tanaman yang mahalpun apabila tidak terawat dengan baik akan berkurang nilainya, semisal Aglaonema yang daunnya rusak pasti tidak dihitung dalam penilaian. Untuk tanaman bunga, apabila dirawat dengan baik maka akan selalu berbunga indah dan rimbun.

4. Tren
Seperti halnya fashion, tanaman punya tren sendiri. Ini dipicu oleh ulah media dan juga nursery. Biasanya nursery besar bisa mengontrol putaran tren tanaman. Saat tren turun otomatis tanaman akan turun nilainya. Turunnya nilai bukan karena tanaman tersebut tidak unik atau tidak terawat, tapi mutlak karena hukum pasar.

5. Permintaan Banyak vs Ketersediaan Sedikit
Saat sedang tren atau memang langka, maka persediaan biasanya tidak sebanding dengan permintaan. Sesuai hukum pasar maka naiklah harganya. Tapi ini tidak berlaku bagi tanaman yang multiplikasinya bisa cepat seperti adenium. Walau permintaan banyak dan ketersediaan sedikit kadang harga adenium masih bisa dibawah rata2.

6. Memang Tidak Niat Dilepas
Pernah saya dengar ada Anthurium dijual seharga 9 digit. Hm… pertanyaan saya adalah apakah kolektor tersebut niat jual? Ada kalanya kolektor merangkap pedagang memang menahan barang koleksinya. Tetapi saat ada yang mau menawar dengan harga yang sangat-sangat pantas, tentulah kolektor pedagang tersebut mau.

Membuat Tanaman Menjadi Mahal (Untuk Para Pedagang)
Inilah yang paling orang mau lakukan walau tidak mudah melakukannya. Tanaman dapat dibuat menjadi mahal apabila anda mau mengerjakan hal-hal berikut:

1. Merawat tanaman dengan baik
Ini adalah mutlak. Tanaman yang terawat baik secara kasat mata akan sangat indah. Walau hanya sekedar tanaman sansievera yang biasa ada di pinggir jalan kalau dirawat dengan baik pasti akan punya nilai yang lebih tinggi. Perawatan adalah dengan memberikan tempat yang baik (pot dan media), melakukan perawatan daun kalau tanaman tersebut punya nilai di daunnya, memberikan pupuk yang tepat, mengganti media saat dibutuhkan dan terus mengecek kesehatan secara berkala. Dalam hal ini juga dapat dilakukan proses pembentukan (semisal adenium) supaya bentuk lebih indah dan kompak. Proses pembentukan ini mencakup pruning, pembentukan cabang dan lainnya.

2. Mengkoleksi tanaman unik dan langka
Kalau anda termasuk kolektor yang tidak pernah peduli dengan tren, maka pilihan tanaman unik dan langka menjadi salah satu tujuannya. Kadang tanaman jenis unik dan langka tidak serta merta harganya mahal saat membeli. Pemilihan tanaman unik bisa dilakukan dengan berkeliling di kebun pembibitan tanaman hias. Biasanya bibit unik bisa mulai terdeteksi/prediksi/seleksi saat usia seedling muda.
Untuk tanaman langka dapat berburu langsung ke daerah yang bersangkutan. Tanaman langka biasanya sulit ditemukan di nursery biasa. Kalau ada sedikit kenekatan dan modal bisa saja langsung cari ke nursery di luar negeri. Pembelian bisa lewat internet atau langsung kesana.

3. Memprediksi tren tanaman
Kalau anda punya insting bagus atau punya relasi yang cukup kuat di media maka prediksi tren tanaman tidaklah terlampau sulit. Kalau tidak punya terpaksa pasang kuping kiri dan kanan apa yang bakalan tren untuk tahun ini. Ingat… tren tanaman biasanya berputar. Jadi kalau ketinggalan tren tidak masalah, toh nantinya (sukur2 tanaman tidak keburu mati) tanaman kita bisa terangkat naik.

Baik anda pedagang dan hobiis pasti punya niat yang sama : Menghargai Tanaman. Untuk hobiis menghargai berarti mencintai dan pedagang mungkin lebih senang mengartikan menghargai sebagai membuat harga yang tepat dan menguntungkan :) )

Daniel Hendrawan
daniel @ daniel@dokterniken.com

Related For KOK MAHAL SIH?…

Comment For KOK MAHAL SIH?…

Dapatkan inspirasi berkebun serta info dan tip tanaman hias dari kami. Masukan email anda disini:

Friend me on FacebookFollow me on TwitterAdd me to your circlesRSS Feed

Tanaman Hias Indonesia

  • Partner links