PUPUK HANTU

Pupuk Hantu merupakan pupuk multiguna yang terbuat dari sari tumbuhan alami (herbal) yang berbentuk cream cair dan  pekat berwarna putih kelabu.  Pupuk Hantu ini memiliki Kandungan hormon:  GA3 98.37 ppm, GA5 107.13 ppm, GA7 131.46 ppm, Auksin IAA 156.35 ppm, SITOKININ : Kinetin 128.04 ppm, Zeatin 106.45 ppm. Sedangkan kandungan Pupuknya terdiri dari:  N 63, P 6, K 14, Na, Mg, Cu, Fe, Mn, Zn, Co, Cd dan Pb.

Pupuk Hantu,  Manfaat dan kelebihannya:  Pupuk hantu ini dapat menjadikan tanaman mempunyai daya tahan dan tumbuh melebihi perkembangan standar.

1. Mempercepat pertumbuhan Daun. Daun menjadi lebat, keras, padat, lebar, tebal, berisi, mengkilap, muncul warna asli dan tidak mudah rontok.
2. Mempercepat perkembangan batang dalam melakukan pembelahan sel sehingga cepat besar, kokoh, dan berurat.
3. Mempercepat keluarnya Bunga, kuncup disetiap pori pembungaan dan tidak mudah gugur.
4. Mempercepat putik bunga jadi buah, buah lebih padat, besar dan berisi. Buah juga lebih lezat dan beraroma asli.
5. Mempercepat pertumbuhan akar baru dan lebih kokoh.
6. Mempercepat keluarnya tunas – tunas dan anakan baru pada setiap pori–pori.
7. Memperbaiki struktur tanah yang rusak dan menambah kesuburan tanah.
8. Mempercepat proses pertumbuhan dan masa panen/panen lebih cepat dari biasanya.
9. Menghemat Biaya dan Tenaga

Dilarang Keras!

1. Hindari Penyemprotan pada saat tanaman sedang berbunga. Hal ini untuk menghindari gugurnya bunga/gagal panen. Setelah masa berbunga selesai, lakukan penyemprotan kembali sesuai dengan dosis.
2. Hindari penyemprotan pada tanaman yang baru saja diberi pupuk kimia. Lakukan penyemprotan 1 minggu setelah pemberian pupuk kimia. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari over dosis pupuk pada tanaman.
3. Hindari pencampuran Zat anti hama/pestisida dengan Pupuk Hormon Hantu untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Apabila Solo/tank penyemprotan yang digunakan bekas penyemprotan zat anti hama/pestisida maka, cuci sebersih mungkin tank/solo sebelum digunakan untuk penyemprotan Hantu. Hal ini dilakukan untuk menghindari terkontaminasi nya Pupuk Hormon Hantu dengan zat Kimia. Pupuk Hormon Hantu adalah Pupuk Organik pertama di Indonesia yang bebas dari zat kimia apapun yang berbahaya baik bagi tanaman maupun mahluk hidup apapun. Jadi, Pupuk Hantu sangat aman bagi tanaman maupun mahluk lain karena terbuat dari bahan herbal/organik.

http://distan.riau.go.id

Cara buat Pupuk Kompos

Pupuk Kompos merupakan hasil fermentasi atau dekomposisi dari bahan-bahan organik seperti tanaman, hewan, atau limbah organik lainnya. Kompos yang digunakan sebagai pupuk disebut pupuk organik karena penyusunnya terdiri dari bahan-bahan organik. Bahan yang diperlukan: Bahan organik sisa-sisa pertanian, misal: jerami, tongkol batang jagung, rumput dan kotoran ternak yang telah dibasahi. Cara buat pupuk kompos: Potong-potong … Continue reading

Anthurium Baru Déjà vu

Dua tahun lalu ia ditemui di Lansingerland, Belanda. Kini berjumpa lagi di Desa Kanoman, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Spadiknya yang lentik berwarna paduan kuning dan hijau mencuat dari mahkota berwarna kuning kehijauan juga. “Warna seperti ini masih langka,” tutur Cucu Wijaya, kepala Bagian Perencanaan Produksi dan Pengawasan Persediaan Bahan di PT Ekakarya Grahaflora. … Continue reading

Leyeh-leyeh di Taman Udara

Tanaman apa ini? Bagus,” kata Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Fauzi Bowo, saat melihat taman vertikal berisi ribuan tillandsia di pameran Jakarta Agro Expo 2012 di Pusat Pengembangan Benih Tanaman Pangan Hortikultura dan Kehutanan di Jakarta Selatan. Direktur PT Trubus Cipta Swadaya-event organizer ekshibisi yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Pertanian Provinsi DKI Jakarta, Utami Kartika … Continue reading

Haworthia

Rak setinggi 1,5 m di lantai tiga sebuah rumah di salah satu sudut Surabaya, Jawa Timur, itu biasa saja : terbuat dari potongan kayu dan tripleks yang disusun bertingkat tiga. Namun, jangan anggap sepele “penghuninya”. Di rak itu Sugita Wijaya, si empunya rumah, meletakkan sepot Haworthia truncata variegata tricolor berukuran separuh telapak tangan. Meski sosoknya … Continue reading