Posted in Alat Musik

Alat Musik Tradisional yang Berasal dari Makassar

Alat Musik Tradisional yang Berasal dari Makassar Posted on April 3, 2018Leave a comment

Alat Musik Tradisional Makassar

Kebudayaan Propinsi Sulawesi Selatan sarat dengan kombinasi etnis dan suku Pettae, Konjo, Suku Selayar, Bugis, Mandar, Duri, serta Makassar. Semasing etnis dan suku itu memiliki keunikan kebiasaan yang tidak sama. Satu diantara bentuk dari ketidaksamaan itu terkecuali dapat kita dapatkan dari bermacam baju adatnya, dapat juga kita kenali dari beragamnya alat musik tradisionil yang umum dimainkannya. Nah pada sajakah alat musik tradisionil itu yang saya kutip dari alatmusik.org?

Alat Musik Tradisional Makassar

Alat Musik Tradisional Makassar
Gambar Alat Musik Tradisional Makassar

Di bawah ini 5 alat musik tradisionil dari Makassar :

1. Tolindo atau Popondi

Tolindo yaitu satu diantara alat musik tradisionil dari Propinsi Sulawesi Selatan yang terbuat berbahan basic kayu dan berupa busur yang bertumpu di bagian tempurung kelapa utuh. Untuk busurnya akan dipasangkan atau diletakkan sebuah senar khusus yang memanjang dari ujung busur satu ke ujung lainnya dan dari gesekan senar ini lah akan muncul nada yang tergantung dari cara menggeseknya. Orang-orang Bugis sendiri mengatakan instrumen ini dengan nama ” Tolindo “, sedang pada orang-orang Makassar mengatakan instrumen ini dengan nama Popundi.

2. Gesok-Gesok

Gesok-Gesok merupakan Alat Musik Tradisional Makassar yang memiliki bentuk hampir mirip seperti alat musik Rebab namun hanya memiliki 2 buah senar. Bahan utama yang digunakan untuk membuat alat musik Gesok-Gesok ini sebenarnya sederhana hanya membutuhkan bahan utama kayu dan juga kulit binatang yang sudah di proses. Bentuk dari alat musik ini mirip satu jantung yang diperlengkapi dengan tongkat yang digunakan untuk menggesek. Gesok-Gesok ini serupa dengan alat musik bernama ” rebab ” yang datang dari Propinsi Jawa Barat.

3. Lalosu Sessungriu

Lalosu Sessungriu yaitu alat musik tradisionil dari Propinsi Sulawesi Selatan yang terbuat berbahan basic kayu serta tekstil. Alat musik satu ini berbentuk tabung bambu yang di isi oleh bebatuan kecil. Tabung ini dibungkus menggunakan kain berwarna merah putih serta pada satu diantara ujung dari instrumen ini berupa kepala ayam.

Lalosu Sessungriu sendiri adalah penggabungan dari 2 (dua) kata, yaitu Lalosu serta Sessungriu. Pada kata ” lalosu ” datang dari kata ” lao-lisu ” yang ini berarti bolak-balik. Sedang pada kata ” Sessungriu ” yaitu piranti yang sering digunakan didalam tarian Alusu. Asal muasal nama alat musik ini sebenarnya berasal dari teknik memainkan alat musik ini yaitu dengan cara digoyangkan sambil menari ke depan dan ke samping, suara akan muncul sesuai goyangan dari alat musik ini sendiri.

4. Alosu

Alosu merupakan alat tradisional yang memiliki bentuk kotak nan unik, alat musik tradisional unik ini dibuat menggunakan bahan utama yaitu daun kelapa yang nantinya akan di anyam menjadi bentuk kotak. Daun kelapa yang sudah di ayam tersebut nantinya akan diberi semacam biji-bijian biasanya menggunakan biji beri, biji-bijian tersebut akan dimasukan kedalam anyaman tersebut dan cara memainkannya adalah dengan cara di goyang-goyangkan dan nanti akan memunculkan suara kemricik karena biji-bijian tersebut.

5. Anna Baccing

Anna Baccing merupakan alat musik tradisionil yang memiliki nama sangat unik dan alat musik ini dibuat menggunakan bahan utama yang hanya satu yaitu besi saja. Bentuk dari alat musik ini terlihat mirip sekali dengan sebuah anak panah namun memiliki 2 buah ujung yang runcing. Ana Baccing sendiri adalah sisi dari fasilitas upacara ritual kerajaan dari orang-orang Karangpuang serta sisi dari seperangkat tarian Bugis, yaitu tari bissu yang ditampilkan saat upacara pelantikan, upacara pernikahan, upacara kematian raja, saat berlangsung wabah penyakit dan jadi tandanya dimulainya masa tanam padi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *