Langsung dari Bangkok: Chatucak, Pasar Bunga Terbesar

Share on TwitterDigg ThisShare via email

Orang sana biasa menyebutnya dengan Chatuchak Weekend Market (pasar akhir pekan), yang berlokasi di Van Paholyothin Road yang paralel dengan Klong Bang Su, Bangkok. Secara resmi pasar ini hanya buka pada Sabtu dan Minggu.

ChatucakNamun meski nggak semua buka, pada hari-hari di luar hah itu, di pasar Chatuchak yang menjual aneka ragam tanaman hias dan dikenal sebagai salah satu pasar tana¬man terbesar di dunia itu tetap saja ada beberapa stan nurseri yang buka.

Panjang pasar ini mencapai hampir 1 kilometer, yang membentang di kiri dan kanan jalan dengan frekuensi lalu lintas yang cukup padat dengan bagian depan (pinggir jalan besarnya) berderet aneka stan penjual bunga pot dan asesorisnya, demikian pula di belakang stan-stan itu juga berjubal para penjual bunga. Lokasinya pun hanya sekitar 3 kilometer dari jalan Pradipat di mana Agrobis menginap di salah satu hotelnya.

ChatucakKalau anda punya kesempatan berkunjung ke kawasan yang masih masuk dalam area kota Bangkok itu, di mana hampir semua sopir taxi pun akan selalu menunjukkan (baca: tahu) tempat itu kalau anda bertanya soal bunga, anda tak perlu kaget karena meski masing-masing stan bunga mereka tidaklah terlalu besar, namun tingkat perekonomian (penghasilan) petani yang juga pemilik stan-stan tersebut amatlah lumayan besar.

Salah satunya, jangan heran kalau parapetani di sana dalam kegiatannya sehari-hari menggunakan kendaraan-kendaraan pick-up berharga di atas Rp 150 jutaan (580 ribu bath Thailand) sebagai kendaraan operasional pengangkut barang yang juga kadang jadi pengangkut orang, itupun kadang, mereka nggak cuma punya satu biji.

ChatucakBicara koleksi jualan bunganya, tentulah amat komplit, dan dibanding dengan harga negeri kita bisa berkisar 50 persen lebih murah. Rasanya, tak ada satupun jenis bunga yang tidak dijual di Chatuchak. Mulai adenium, euphorbia, aglaonema, anthurium, anggrek, bunga potong sampai bunga impor seperti palm jenggot, encephalartos sampai black boy yang menurut penjualnya didatangkan dari Australia.

Menurut Candra Roniwidjaya pengusaha nursery yang datang ke Thailand bareng Agrobis, harga-harga bunga di sini lumayan murah ketimbang di Indonesia. Jadi saya nggak heran juga kalau akhirnya banyak pengusaha bunga yang datang kesini untuk kulakan, kata Candra.

Diakui pula oleh penjualnya, bahwa memang cukup banyak pedagang bunga Indonesia yang datang ke sini untuk berbelanja untuk dijual kembali di tanah air, terutama para pengusaha bunga dari Jakarta. * nja

Chatucak

This article was translated by Google Translator. Thank you Google.

Directly from Bangkok: Chatucak, Largest Flower Market

People there used to call the Chatuchak Weekend Market (weekend market), located in Van Paholyothin Road parallel to the Klong Bang Su, Bangkok. Officially, the market is only open on Saturdays and Sundays.

However, although not all open, in the days beyond hah, at Chatuchak market which sells a variety of ornamental plants and is known as one of the largest man ¬ tana market in the world that there is still a few booths are open nursery.

The length of this market reached nearly 1 kilometer, which stretches across the left and right of the road with traffic frequency is quite solid with the front (street size) rows of booths selling a variety of flower pots and accessories, as well as behind the booths were also huddle the florist. The location was only about 3 kilometers of the road where Agrobis Pradipat stay at one hotel.

If you have a chance to visit the region is still included in the Bangkok city area, where almost all taxi drivers will always show (read: know) that place if you ask about flowers, you need not surprised because even though each flower booth they are not too large, but the level of the economy (income) farmers who are also owners of the booths are very substantial.

One of them, do not be surprised if there parapetani in activities of daily use vehicles, pick-ups worth over Rp 150 million (580 thousand baht Thailand) as an operational vehicle transporting the goods which are also sometimes be a carrier of people, and even then sometimes, they do not had only one seed.

Talk collections selling flowers, would have been very complete, and compared with our domestic prices can range from 50 percent cheaper. It was, no one type of flower that is not sold at Chatuchak. Start Adenium, Euphorbia, aglaonema, anthurium, orchids, cut flowers until the flowers imported such as palm beard, encephalartos until black boy who according to the retailer brought in from Australia.

According to Chandra Roniwidjaya nursery entrepreneurs who come to Thailand with Agrobis, prices are pretty cheap rates here than in Indonesia. So I do not wonder too, if eventually a lot of entrepreneurs who come here for the flowers wholesale, said Candra.

Recognized also by the seller, that is quite a lot of florists Indonesia has come here to shop for resale in the homeland, especially the employers interest from Jakarta. * Nja

Leave a Reply