Pamerkan koleksi tanaman hias. Lahan sesempit apapun bisa dimanfaatkan. Metode vertikultur jadi solusinya. Pernah dengar tentang taman vertikultur? Metode cocok tanam yang satu ini, bisa jadi salah satu solusi berkebun di lahan sempit. Mereka yang tinggal di perkotaan, dimana ukuran lahan kerap jadi perkara, pasti menyukai ide ini.
Vertikultur berasal dari bahasa Inggris, vertical yang artinya tegak lurus dan culture yang berarti pengembangbiakan. Secara garis besar, bisa kita tarik pengertian, vertikultur adalah metode bercocok tanam yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat.
Di dunia pertanian, vertikultur cukup digemari. Pasalnya, meski bercocok tanam di lahan sempit, hasilnya bisa sebanyak ketika bercocok tanam di lahan yang lebih luas. Biasanya tanaman dibudidayakan menggunakan kaleng-kaleng cat yang dibuat bertingkat.Bisa dibantu dengan rangka kayu atau besi yang dibuat seperti rak.
Mari kita adopsi cara bercocok tanam ini ke rumah. Pada lahan sempit, di lorong samping rumah, misalnya. Menanam semua tanaman langsung ke tanah, hampir mustahil dilakukan. Sebagai gantinya, tanam saja di pot. Buat rak dari kayu atau besi, susun pot-pot tanaman tadi di sana.
Bisa juga membuat rak yang menempel di dinding. Pot gantung, juga merupakan salah satu cara bercocok tanam vertikulur. Agar dapat menampung lebih banyak tanaman, gantung dua pot dalam satu rangka tali.
Membuat taman dengan cara ini tentu berbeda dari membuatnya langsung di permukaan tanah. Pilihan tanamannya pun berbeda. Taman vertikultur banyak menggunakan pot, jadi pilih tanaman-tanaman yang tajuk daunnya tidak terlalu lebar. Lidah mertua, kaktus, suplir, pakis, dan sebagainya, bisa jadi pilihan. Untuk pot gantung bisa pilih tanaman yang daunnya menjuntai, tampilannya akan lebih menarik.
Nah setelah jadi, jangan lupa rawatlah secara teratur agar tanaman tetap tumbuh subur. (iDEAonline/Anissa Q. Aini)
This article was translated by Google Translator. Thank you Google.Plant Collection Exhibition on Narrow Land
Vertikultur derived from English, which means the vertical upright which means the breeding and culture. Broadly speaking, we can pull the understanding, vertikultur is a farming method that is placed vertically or tiered.
In the world of agriculture, vertikultur quite popular. The problem, though farming in a narrow area, the result could be as much as farming the land more widely. Usually the plants are grown using paint cans are made bertingkat.Bisa assisted with wood or metal frame is made like a shelf.
Let us adopt this way of farming to the house. In a narrow area, in the alley beside the house, for example. Planted all the plants directly into the ground, is almost impossible to do. Instead, plant it in pots. Made of wood or metal shelves, stacking pots of plants were there.
It could also make a rack on the wall. Hanging pot, is also one way of farming vertikulur. In order to accommodate more plants, hanging two pots in a single framework of the rope.
Creating a garden in this way is different from him directly on the soil surface. Choice of plants was different. Parks vertikultur much use pots, so choose plants that canopy leaves are not too wide. Tongue-in-law, cactus, maidenhair ferns, ferns, etc., could be an option. For hanging pots can select plants whose leaves are hanging, it looks far more interesting.
Well after so, do not forget to treat it regularly to keep plants thriving. (IDEAonline / Anissa Q. Aini)









