Home » Serba-serbi » Betapa Seriusnya, Orang Taiwan Ber Adenium

Betapa Seriusnya, Orang Taiwan Ber Adenium

Sunday, January 6th 2008. | Serba-serbi
Share on TwitterDigg ThisShare via email

Menanam dan mengembangkan adenium, ternyata memang nggak bisa dilakukan sekadarnya, dalam arti tidak kita bisa asal-asalan dalam mengelolanya. Kita musti serius dan tidak bisa asal dijadikan sambilan dari pekerjaan lain, terkecuali kita mempercayakan hal itu kepada salah seorang tenaga yang memang punya spesialis dalam hal ini.

Di Taiwan, hal itu sudah dilakukan puluhan tahun yang lalu. Sedangkan untuk teknologinya, dari tahun ke tahun mereka pun banyak belajar dari eksperimen yang mereka kembangkan sendiri. Tentunya ini juga bisa kita lakukan sendiri di negara kita.
Secara suhu, tentu kawasan Taiwan belahan Selatan, nggak jauh beda dengan temperature yang kita memiliki yakni 25-33 derajat Celsius, dan di situlah mereka mengembangkan pembenihan atau pembibitan adenium. Hasil dari penerapan teknologi yang rata-rata mereka kembangkan sendiri itu memang cukup fantastis. Dari ribuan biji yang mereka tabur, tingkat keberhasilan germinasi (pengecambahan) nya bisa mencapai 95 persen ke atas. Wow nggak banyak Iho yang bisa begitu!

Biji-biji yang mereka masukkan dalam pot-pot kecil itu mereka taburkan 15 hari sebelumnya hingga berkecambah. Satu yang mengaggumkan, dalam berbisnis ini, mereka juga nggak kenal musim’, karena di Taiwan yang mengenal 4 musim itu, tetap saja bisa penyerbukan.
Seperti yang sempat ditangkap Agrobis di Skillful Hand Garden dari kawasan Tainan, Taiwan. Bahwa mereka juga nampak serius sekali bermain bunga kamboja jepang ini. Tak urung, mereka pun membuka lahan yang lumayan gede, yah tentu agar hasilnya juga lumayan gede.

Pun demikian dengan fasilitas penggunaan katun untuk memisahkan biji dari kulitnya agar mudah dalam pengambilan biji-biji untuk ditanam (Cotton Waste) dilakukan secara cepat, dan tentu itu mereka lakukan juga karena jumlah biji yang harus mereka pecah dan pisahkan dari kulitnya jumlahnya mencapai ribuan. Tanpa penggunaan teknoloqi yang serba cepat dan masal, mustahil dunia bisnis adenium di Taiwan akan bisa semaju sekarang ini.
Lihat saja di foto-foto, untuk media tanam yang mereka sediakan juga bisa manampung sekaligus ribuan biji, yang menurut mereka tingkat keberhasilan tumbuhnya (kecambah) bisa mencapai 95 persen dari semua biji ayng mereka tebarkan.
Di seksi pelabelan (Labeling section), pun mereka lakukan dengan sangat teliti dan hati-hati untuk mengindari kesalahan, karena kesalah pelabelan tentu akan merugikan konsumen karena bisa jadi jenis yang kita bawa pulang ke rumah tidak sesuai dengan yang kita pesan. Gimana tertarik ?

-nja

Sukses Penyerbukan Buatan di Tahun 2004

1. Pink: bunga warna pink mencapai 85% bloom (keberhasilan berbunganya).
2. Putih: bunga warna white mencapai 95% bloom (keberhasilan berbunganya).
3. Merah: buriga merah mencapai 95% bloom (keberhasilan berbunganya).
4. Stripe Lines: bunga Stripe lined mencapai 70% bloom (keberhasilan berbunganya).
5. Ungu Gelap: bunga ungu gelap mencapai 10% bloom (keberhasilan berbunganya).
6. Purple Terang: bunga ungu terang mencapai 30% bloom (keberhasilan berbunganya).
7. Magenta: bunga warna magenta mencapai 70% bloom (keberhasilan berbunganya).
8. Adenium Red Lining dengan 5 daun bunga: bunga garis merah dengan 5 daun bunga mencapai 20% bloom (keberhasilan daun bunganya)
9. Daun bunga putih, dengan lekuk merah: bunga dengan daun bunga putih, lekuk merah mencapai 95% bloom (keberhasilan berbunganya).

-nja

Beberapa Bocoran dari Taiwan

Sama saja, mereka juga tefap punya trik, hingga tingkat keberhasilan penunasannya bisa mencapai 95%, apa saja? Simak yang di bawah.

1. Lokasi yang paling bagus adalah yang bertemperatur 20 sampai 35 derajat celsius.

2. Pilih biji yang kelihatan paling bagus (nampak segar) atau yang berusia setidaknya 3 bulan dari masa penyerbukan.

3. Sebelum ditaburkan, biji yang yang ada akan lebih baik kalau di rendam dulu selama 2-4 jam dalam air. Kalau anda tidak bisa merendamnya, anda musti menyemprotnya secara sering selama 4 jam itu dan biji ihj harus seialu basah kuyup,

4. Untuk masa seminggu setelah penaburan biji, harap media seialu terjaga dalam kelembaban agar menghasilkan kecambah yang bagus.

5. Saat pertama kali bibif dari biji itu mengeluarkan setiddknya 2 daun, kurangi tingkat pembasahan pada media tanam (soil). Dan setelah penyiraman, pada permukaan media tanam harus diratakan dan musti agak dikeringkan.

6. Kira-kira 2 bulan kemudian, setelah biji-biji tadi tumbuh jadi tana-man, dengan diameter antara 1 -2 cm, pindahkan mereka ke tern-pat dengan temperatur yang agak lebih panas, yakni antara 22 – 35 derajat celsius. Dan jangan pernah dulu menggunakan pupuk hingga beberapa waktu.

7. Pasca tahapan di atas, anda sudah boleh menaburkan (ingat ditaburkan) pupuk NPK agar dis-erap daun. NPK pun hanya digu-nakan antara 4 sampai 5 hari sekali. Hingga’tanaman ini sudah butuh untuk diganti potnya. Dan di masa penggantian pot yang lebih besar itu, adenuim muda ini amat membutuhkan nutrisi dari pupuk seperti NPK, dan pemenuhan kebutuhan itu bisa dilakukan dalam jangka wakfu 10 hari sekali.

Gimana nggak susah-susah amat kan penerapannya, namun ingat, sebelum adenium mengeluarkan 2 daunya, kita nggak perlu takut-takut untuk menyirampkan air, tapi setelah masa itu, kita nggak boleh lag! ser-ing-sering menyiramnya. Ingat mereka adalah si mawar gurun.

nja, Agrobis, 5 Januari 2007

Related For Betapa Seriusnya, Orang Taiwan Ber Adenium

Comment For Betapa Seriusnya, Orang Taiwan Ber Adenium

Dapatkan inspirasi berkebun serta info dan tip tanaman hias dari kami. Masukan email anda disini:

Friend me on FacebookFollow me on TwitterAdd me to your circlesRSS Feed

Tanaman Hias Indonesia

  • Partner links